Pemain MU Kena Sanksi Akibat Ucapan Homofobik

Jack Fletcher
Sumber :
  • MU

VIVA – Kabar mengejutkan datang dari akademi Manchester United F.C.. Talenta muda mereka, Jack Fletcher, resmi dijatuhi sanksi berat oleh The Football Association (FA) usai mengakui melakukan ucapan bernada homofobik dalam sebuah pertandingan.

img_title Lengkap! Hasil Liga Champions Tadi Malam: PSG Pesta Setengah Lusin Gol, MU Comeback

Jack yang merupakan putra legenda lini tengah MU, Darren Fletcher, dinyatakan melanggar aturan FA terkait perilaku tidak pantas yang mengacu pada orientasi seksual.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Insiden itu terjadi dalam laga EFL Trophy antara tim cadangan Manchester United melawan Barnsley pada 21 Oktober 2025. FA menyebut pelanggaran tersebut masuk kategori “aggravated breach” atau pelanggaran yang diperberat karena mengandung unsur referensi terhadap orientasi seksual.

img_title Momen Pulihnya Manchester United, Kalahkan Roma 3-2

Pemain 18 tahun itu mengakui tuduhan dan memilih sidang tertulis. Hasilnya, ia dijatuhi larangan bermain enam pertandingan, denda sebesar 1.500 poundsterling, serta diwajibkan mengikuti program edukasi.

Sebelumnya, Fletcher sudah menerima kartu merah dalam laga tersebut dan mendapat hukuman dua pertandingan. Kini, ia mendapat tambahan empat laga lagi. Tiga di antaranya sudah dijalani, dengan catatan hanya pertandingan kompetitif non-tim utama yang dihitung.

img_title Jadwal Liga Champions 2026/27 Pekan Ini: Manchester United Hadapi AS Roma, Calvin Verdonk Tantang Pembunuh Klub Raksasa

Fletcher pun menyampaikan permintaan maaf secara terbuka. Ia mengaku menyesal atas kata-kata yang diucapkannya dalam situasi panas pertandingan. Fletcher menegaskan tidak memiliki niat menghina secara homofobik, namun tetap memahami bahwa bahasa tersebut tidak bisa diterima dalam bentuk apa pun.

Ia juga menekankan bahwa insiden itu tidak mencerminkan nilai dan keyakinan pribadinya.

Sikap Tegas Manchester United

Pihak Manchester United juga langsung bergerak. Klub menyatakan telah bekerja sama dengan Jack untuk memperkuat pemahamannya terkait bahasa diskriminatif dan dampak buruknya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain program rutin akademi tentang keberagaman dan inklusi, Fletcher juga akan mengikuti pelatihan tambahan melalui FA. Klub menegaskan komitmennya sebagai institusi yang inklusif dan terbuka untuk semua.

Kasus ini menjadi pengingat keras bahwa sepak bola modern tak memberi ruang bagi diskriminasi dalam bentuk apa pun—bahkan untuk pemain muda sekalipun.

Pelatih MU, Michael Carrick.

Pengakuan Mengejutkan Michael Carrick meski MU Comeback Mengerikan Hancurkan Roma

Michael Carrick menyambut kemenangan Manchester United (MU) atas AS Roma di Liga Champions dengan perasaan bahagia. Namun, pelatih Setan Merah itu menegaskan tidak ingin

img_title
VIVA.co.id
4 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut