Ngamuk, Guardiola Respons Kritk Wayne Rooney Usai Dibilang Lebay

Manajer Manchester City, Pep Guardiola
Sumber :
  • Action Images via Reuters/Lee Smith

VIVA – Pelatih Manchester CIty, Pep Guardiola membalas kritik Wayne Rooney soal selebrasi berlebihan usai timnya menaklukkan Arsenal, akhir pekan lalu di Etihad Stadium.

img_title Jadwal Liga Champions Malam Ini, Live Streaming tanpa VPN: PSG Vs Barcelona hingga Manchester City dan Liverpool

Kemenangan 2-1 atas The Gunners memang jadi momen krusial bagi City dalam perburuan gelar Premier League. Tiga poin itu membuat mereka kembali menghidupkan asa juara, bahkan berpeluang naik ke puncak jika mampu menang di laga tunda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gol dari Erling Haaland dan Rayan Cherki memastikan kemenangan penting tersebut, setelah Arsenal sempat menyamakan lewat Kai Havertz.

img_title Laurin Ulrich Lebih Pilih Timnas Jerman, PSSI Alihkan Fokus Incar Pemain Liga Inggris yang Baru Berusia 19 Tahun

Namun, euforia City di akhir laga menuai sorotan. Rooney mengaku terkejut melihat perayaan yang dianggap terlalu berlebihan, mengingat Arsenal masih memimpin klasemen.

“Kalau saya pemain Arsenal, saya akan berpikir: kami masih di atas. Selebrasi itu berlebihan, saya cukup kaget,” ujar Rooney.

img_title Media Vietnam Soroti Rencana Timnas Indonesia Naturalisasi Demiane Agustien: Menimbulkan Kekhawatiran

Menanggapi hal itu, Guardiola merespons. Menurutnya, selebrasi itu sepenuhnya wajar karena laga tersebut ibarat final bagi timnya.

“Orang bisa bilang apa saja, bahkan hal bodoh sekalipun. Mereka merayakan karena tahu betapa pentingnya lawan ini. Kalau kami kalah, mungkin sudah ‘selamat tinggal’ untuk perburuan gelar," ata Guardiola, dilansir Football 365.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih lanjut, manajer asal Spanyol itu menegaskan bahwa setiap tim berhak merayakan kemenangan dengan cara masing-masing, apalagi dalam pertandingan sepenting itu. “Bagaimana mungkin kami tidak merayakannya? Itu seperti final bagi kami. Mungkin tidak bagi mereka, tapi bagi kami ini final,” tegasnya.

Manchester City saat ini berada di peringkat kedua dengan poin 67 dari 32 pertandingan. Mereka terpaut tiga poin dari Arsenal di puncak klasemen. Perburuan gelar juara akan semakin sengit, CIty berharap Arsenal tergilincir pada enam laga tersisa.
 

Erling Haaland Tampak Kecewa dalam Laga Manchester City Vs PSG di Liga Champions

Manchester City Terancam Hukuman Pengurangan Poin hingga Degradasi ke Championship

Manchester City terancam sanksi pengurangan poin besar hingga degradasi akibat 115 dakwaan pelanggaran aturan keuangan Premier League. Simak laporan lengkapnya.

img_title
VIVA.co.id
20 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut