Evra Bongkar Lawan Paling Menyebalkan: Bukan Messi, Ternyata Eks Liverpool Ini

Cristiano Ronaldo dan Patrice Evra saat masih main bersama di MU
Sumber :
  • Talksport

VIVA – Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi bisa dibilang dua pesepakbola paling menakutkan di kotak penalti dalam dua dekade belakangan ini. Kemampuannya menggiring bola dan mencetak gol kerap menjadi momok menakutkan bagi para pemain belakang. Namun, bukan bagi Legenda Manchester United, Patrice Evra. 

img_title Dihajar Bournemouth 0-3, Jamie Carragher Desak MU Segera Pecat Michael Carrick

Evra yang dikenal sebagai bek kiri agresif dan gemar membantu serangan, ternyata punya “musuh” yang benar-benar bikin frustrasi. Menariknya, itu bukan pemain depan apalagi Luis Suarz yang dikenal sebagai musuh bebuyutannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Evra justru menunjuk James Milner sebagai lawan paling menyebalkan yang pernah ia hadapi. “Yang paling menyebalkan? Bukan yang paling sulit, tapi James Milner. Banyak orang mengira saya akan menyebut nama lain, tapi dia selalu bertahan lebih baik dari saya,” kata Evra.

img_title Erik ten Hag Serang Cristiano Ronaldo Lagi, Sebut Timnas Portugal Tersandera dan Satu Generasi Jadi Korban

Menurut Evra, gaya bermain Milner benar-benar merusak ritmenya sebagai bek yang suka naik membantu serangan. Ia bahkan menyebut Milner seperti “menguntit” ke mana pun dirinya bergerak.

“Saya tipe bek menyerang, dan dia membuat saya frustrasi karena selalu mengikuti ke mana pun saya pergi. Bahkan kalau saya ke toilet, dia mungkin akan ikut,” ujarnya sambil bercanda.

img_title Erik ten Hag: Ronaldo Itu Pemalas dan Tidak Profesional

Duel keduanya sudah terjadi sejak musim 2006/2007 saat Milner masih membela Newcastle United. Sejak saat itu, keduanya kerap bentrok, termasuk ketika Milner berseragam Manchester City—periode di mana rival sekota United itu mulai bangkit jadi kekuatan baru.

Meski tak selalu jadi sorotan utama, Milner dikenal sebagai pemain serba bisa dengan etos kerja tinggi. Kariernya bahkan terus berlanjut hingga usia 40 tahun bersama Brighton & Hove Albion.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia juga baru saja mencatat sejarah dengan menjadi pemegang rekor penampilan terbanyak di Premier League, melampaui Gareth Barry—bukti nyata konsistensi dan daya tahannya di level tertinggi.

Tak hanya itu, saat membela Liverpool di era Jürgen Klopp, Milner jadi sosok penting di balik kesuksesan tim meraih gelar Premier League dan Liga Champions.
Dari sekadar “pemain pekerja keras”, Milner menjelma jadi mimpi buruk bagi Evra—bukan karena trik atau skill, tapi karena disiplin dan determinasi tanpa henti.

Lamine Yamal Ukir Sejarah, 3 Kali Beruntun jadi Pemain Muda Terbaik Ballon d’Or

Lamine Yamal Ukir Sejarah, 3 Kali Beruntun Raih Trofi Kopa, Penerus Lionel Messi?

Lamine Yamal meraih penghargaan Pemain Muda Terbaik Ballon d’Or 2026 untuk ketiga kalinya beruntun. Bintang Barcelona ini juga membawa Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026

img_title
VIVA.co.id
27 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut