250 Hari di Puncak Klasemen, Gagal Juara karena 11 Menit

Heart of Midlothian
Sumber :
  • Reuters/Andrew Boyers

VIVA – Heart of Midlothian harus menelan akhir yang menyakitkan dalam perburuan gelar Liga Skotlandia 2025/2026. Sempat memimpin klasemen selama 250 hari Hearts justru kehilangan trofi pada laga terakhir musim ini, dan paling menyakitkan adalah kena comeback di masa injury time.

img_title Merawat Asa Lahirnya Pesepakbola Putri Berbakat dari Jakarta

Mimpi juara mereka runtuh setelah kalah 1-3 dari Celtic di Celtic Park, Sabtu 16 Mei 2026.  Hasil tersebut membuat Hearts turun ke posisi kedua klasemen dengan 80 poin. Celtic berhasil menyalip dan finis di puncak dengan keunggulan dua angka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Padahal, Hearts sempat berada di atas angin ketika Lawrence Shankland membawa tim tamu unggul lebih dulu pada menit ke-42.

img_title Menjaga Mimpi Anak-anak Nagekeo Lewat Sepak Bola dan Pendidikan

Namun keunggulan itu buyar tepat sebelum turun minum. Arne Engels mencetak gol penyeimbang pada injury time babak pertama dan menghidupkan kembali harapan Celtic.

Drama sesungguhnya terjadi di penghujung laga. Saat Hearts mulai terlihat mampu mengamankan hasil imbang, Celtic justru tampil ganas di menit-menit akhir.

img_title Legenda Real Madrid dan Portugal Luis Figo Diabadikan dalam Kartu Koleksi di Jakarta Game On 2026

Daizen Maeda mencetak gol pada menit ke-86 sebelum Callum Osmand memastikan kemenangan lewat gol pada menit ke-90+7.

Gol tersebut langsung memicu pesta besar di Celtic Park. Para suporter tuan rumah bahkan masuk ke lapangan merayakan keberhasilan tim kesayangan mereka merebut gelar juara.

Bagi Hearts, kekalahan ini terasa sangat pahit. Mereka sebenarnya tampil konsisten sepanjang musim dan sempat dianggap berada di jalur terbaik untuk meraih gelar liga pertama sejak musim 1959/1960.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun pengalaman dan mental juara Celtic kembali menjadi pembeda di momen paling menentukan.

Gelar musim ini menjadi trofi Liga Skotlandia ke-56 bagi Celtic. Catatan itu membuat mereka resmi menjadi klub tersukses di Skotlandia, melewati rival abadinya Rangers yang sejauh ini mengoleksi 55 gelar liga.

Lamine Yamal Ukir Sejarah, 3 Kali Beruntun jadi Pemain Muda Terbaik Ballon d’Or

Paman Lamine Yamal Sindir Kemenangan Harry Kane

Kemenangan Harry Kane dalam perebutan Ballon d'Or 2026 menuai reaksi dari keluarga Lamine Yamal. Paman bintang muda Barcelona tersebut, Abdul Abdellaoui, secara terbuka m

img_title
VIVA.co.id
27 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut