Habis Shin Tae-yong Terbitlah John Herdman
- Istimewa
VIVA – Perjalanan Timnas Indonesia dalam beberapa tahun terakhir seperti melewati satu babak ke babak lainnya. Shin Tae-yong datang membawa perubahan, Patrick Kluivert sempat dipercaya melanjutkan perjuangan, sebelum John Herdman hadir dan akhirnya menciptakan sejarah.
Herdman berhasil membawa Timnas Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026. Gelar tersebut diraih setelah skuad Garuda mengalahkan Thailand melalui adu penalti 4-2 dalam final di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, (5/10/2026).
Indonesia dan Thailand bermain imbang 2-2 hingga 120 menit. Drama adu penalti kemudian menjadi penentu dan membawa Indonesia mengangkat trofi.
Bagi sepakbola Indonesia, gelar tersebut sangat berarti. Sebab, ini menjadi trofi juara senior pertama setelah penantian 35 tahun sejak Indonesia meraih medali emas SEA Games 1991 di Manila.
Herdman pun mencatatkan namanya dalam sejarah. Menariknya, perjalanan pelatih asal Inggris tersebut tidak selalu berjalan mulus. Bahkan sebelum akhirnya membawa Indonesia menjadi juara, Herdman sempat mendapat sorotan setelah performa Garuda di fase awal FIFA ASEAN Cup 2026 menuai kritik. Nama Shin Tae-yong bahkan sempat diteriakkan suporter.
Namun, Herdman menjawab keraguan tersebut dengan trofi. "Untuk saat ini, (menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026) merupakan pencapaian terbaik saya di sepak bola," kata Herdman dalam konferensi pers seusai final.
Lima Tahun Era Shin Tae-yong
Sebelum Herdman, Indonesia lebih dulu melewati periode lima tahun bersama Shin Tae-yong. Pelatih asal Korea Selatan itu ditunjuk pada akhir 2019. Ia kemudian menjalani masa kerja hingga Januari 2025 sebelum PSSI mengakhiri kontraknya.
Selama menangani Timnas Indonesia, Shin tercatat memimpin 57 pertandingan dengan 26 kemenangan, 14 hasil imbang, dan 17 kekalahan. Meski tidak berhasil mempersembahkan trofi untuk tim senior, Shin meninggalkan sejumlah pencapaian penting.
Salah satunya membawa Indonesia lolos ke Piala Asia 2023. Di turnamen tersebut, Garuda untuk pertama kalinya berhasil menembus babak 16 besar Piala Asia. Indonesia kemudian tersingkir setelah kalah 0-4 dari Australia.
Shin juga membawa Indonesia menembus putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026. Pencapaian itu menjadi sejarah karena Garuda untuk pertama kalinya mencapai fase tersebut.
Di level U-23, Shin turut membawa Indonesia menembus semifinal Piala Asia U-23 2024. Garuda Muda bahkan hanya selangkah lagi menuju Olimpiade Paris setelah kalah dalam perebutan tempat ketiga.