Mourinho: Messi dan Ronaldo Tak Bisa Dibandingkan

Jose Mourinho, saat melatih Real Madrid
Sumber :
  • twitter.com/Eurosport_UK

VIVA – Mantan Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, angkat bicara mengenai persaingan Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo dalam satu dekade terakhir. Dalam pernyataannya, ia tidak ingin berdebat soal siapa yang paling hebat diantara mereka berdua.

img_title Menang di Camp Nou, Mourinho Sebut Real Madrid Punya Modal Besar Rebut Gelar LaLiga

Memang, Messi dan Ronaldo merupakan rival dalam perebutan penghargaan Ballon d'Or sejak tahun 2007 lalu. Secara keseluruhan keduanya pun, telah mengoleksi masing-masing 5 gelar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski di tahun 2018, keduanya, tak masuk nominasi Ballon d'Or namun Messi dan Ronaldo tetap dianggap sebagai pemain terbaik di planet ini. Karena, tak hentinya mereka menorehkan prestasi dan rekor bersama klubnya masing-masing, walau usia keduanya yang sudah tidak muda lagi.

img_title Kata Jose Mourinho setelah Real Madrid Pecundangi Barcelona

Pemain legendaris biasanya hanya menghabiskan beberapa musim di puncak, tetapi Ronaldo dan Messi bisa secara konsisten tampil brilian selama lebih dari 10 tahun. Tak sedikit pula fans sepakbola yang masih berdebat apakah Messi lebih hebat dari Ronaldo, atau sebaliknya.

Mourinho yang pernah membesut Ronaldo saat di Real Madrid selalu dilema untuk menyiapkan timnya saat melawan Barcelona yang diperkuat Messi. Begitu pun, saat tim yang ia latih harus menghadapi klub yang dibela Ronaldo.

img_title Jose Mourinho Sentil Wartawan usai Real Madrid Kalahkan Barcelona: Tak Ada yang Bertanya Tentang Andriy Lunin?

"Saya pikir itu tidak adil bagi mereka berdua ketika ada seseorang mengatakan satu pemain ini lebih baik daripada pemain yang lain. Ketika Anda membandingkan Messi dan Ronaldo, itu tidak adil. Satu-satunya hal yang bisa saya katakan adalah ketika saya memiliki Ronaldo di pihak saya dan saat itu saya menjadi orang yang sangat bahagia," kata Mourinho, kepada Bein Sports, Kamis, 17 Januari 2019.

"Tapi ketika saya harus melawan Messi dan juga harus melawan Ronaldo, karena saya pernah bermain melawan Ronaldo beberapa kali, saya harus banyak berpikir agar tim saya bisa memaksimalkan peluang untuk menjadi gol. Akan tetapi, hal yang benar-benar harus saya kagumi dari dua orang ini adalah konsistensi dalam berprestasi yang mereka lakukan selama 10 tahun," ungkap arsitek asal Portugal tersebut.

Lamine Yamal Ukir Sejarah, 3 Kali Beruntun jadi Pemain Muda Terbaik Ballon d’Or

Lamine Yamal Ukir Sejarah, 3 Kali Beruntun Raih Trofi Kopa, Penerus Lionel Messi?

Lamine Yamal meraih penghargaan Pemain Muda Terbaik Ballon d’Or 2026 untuk ketiga kalinya beruntun. Bintang Barcelona ini juga membawa Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026

img_title
VIVA.co.id
27 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut