Dianggap Gagal, Pelatih Argentina Dipecat?

Eks Pelatih Argentina, Edgardo Bauza
Sumber :
  • REUTERS/Enrique Marcarian

VIVA.co.id – Komite Eksekutif federasi sepakbola Argentina (AFA), sedang mempertimbangkan nasib pelatih timnas Edgardo Bauza. Alasan utama dari rencana pemecatan Bauza adalah soal prestasi Argentina di penyisihan Piala Dunia 2018 Zona CONMEBOL. 

img_title 208 Kali Bela Argentina, 126 Gol, Messi Tinggalkan Rekor yang Sulit Dipecahkan

Dikutip dari ESPN, sejak mengambil alih pekerjaan pelatih pada Agustus tahun lalu dari Tata Martino, Bauza telah memimpin Argentina pada delapan laga kualifikasi. Di bawah Bauza, Argentina meraih tiga kemenangan, dua imbang dan dua kali kalah. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu kekalahan adalah dari musuh bebuyutan mereka Brasil 0-3, November tahun lalu. Argentina untuk sementara berada di peringklat empat klasemen sementara Zona CONMEBOl dengan 22 poin. 

img_title Tak Terduga, Lionel Messi Dapat Kartu Merah di Laga Perpisahan Bersama Argentina

Mereka tertinggal 1 poin dari Chile di peringkat empat. Empat tim teratas di Zona CONMEBOL akan langsung lolos ke putaran final Piala Dunia.

Sedangkan peringkat lima akan melakoni laga playoff dengan Oceania. Pertandingan sendiri kini hanya menyisakan empat laga lagi. 

img_title Mengharukan, Pesan Perpisahan Lionel Messi dengan Timnas Argentina

Salah satu kandidat terkuat menggantikan Bauza adalah Jorge Sampaoli, pelatih Sevilla. Namun, Sampaoli sendiri berambisi ingin menjadi pelatih Barcelona. 

Sementara itu, Sekertaris Jendral AFA, Victor Blanco menyatakan dukungannya kepada Bauza untuk tetap menjadi pelatih. Pendapat berbeda diungkapkan oleh Presiden baru AFA, Clauido Tapia yang mengingkan Bauza untuk dipecat. 
 

Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi.

Kata Ronaldo usai Messi Pensiun dari Timnas Argentina

Lionel Messi resmi menutup perjalanan panjangnya bersama Timnas Argentina. Setelah lebih dari dua dekade mengenakan seragam Albiceleste, megabintang berusia 39 tahun itu

img_title
VIVA.co.id
8 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut