Timnas U-19 Masih Cari Pemain Lagi

Pelatih Timnas Indonesia U-19, Fakhri Husaini.
Sumber :
  • VIVAnews/Cahyo Edi (10-09-19)

VIVA – Meski tengah menjalani seleksi, Tim Nasional Indonesia U-19 tetap membutuhkan pemain tambahan. Hal tersebut, diungkapkan pelatih Timnas U-19, Fakhri Husaini.

img_title Ibas: PPHN Harus Lahir dari Konsensus Nasional dan Partisipasi Publik

Fakhri menjelaskan, ada beberapa kriteria pemain yang masih dicari. Namun, ia menegaskan bahwa pemain baru yang dicari kualitasnya harus di atas rata-rata pemain yang sudah ada.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kalau dari posisi mana yang kami cari, sebenarnya mencari semuanya. Kalau bicara 11 pemain, ya pastinya mulai dari kiper sampai striker, tetapi hanya beberapa posisi untuk pelapis," kata Fakhri di Cibinong, Selasa 1 Oktober 2019.

img_title Pemerataan Pembangunan Jadi Prioritas, Dukungan Pemerintah ke Daerah Diperkuat

"Misalnya striker, ada Saddam (Emiruddin) yang sejauh ini perlu lebih cepat lagi agar bisa beradaptasi dengan tim ini. Terus ada juga pemain baru Serdi (Hepyfano) dari PPLP yang potensial, tapi masih memiliki masalah seperti pemain-pemain yang baru," ucapnya.

Memang, dalam urusan penambahan pemain baru, Fakhri tidak terlalu memprioritaskan hal tersebut. Sebab, ia hanya fokus untuk mencari pemain kelahiran tahun 2001, yang mempunyai bakat potensial.

img_title Dorong Pengembangan Industri Kepelabuhanan, BKI Teken MoU dengan ABUPI

"Kemudian kalau di posisi-posisi yang lain, saya kira tidak ada banyak kendala. Semua sudah ada pelapisnya yang menurut saya sepadan," kata Fakhri.

"Cuma yang saya berharap, bisa menemukan lagi pemain-pemain potensial yang kelahiran 2001. Ini yang ternyata tidak banyak kami dapatkan," tambahnya. (asp)

Presiden Prabowo dan Wapres Gibran Rakabuming Raka

Pengamat Nilai 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran Jadi Fondasi Penting Penguatan Pembangunan Nasional

Dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dinilai menjadi fondasi penting dalam memperkuat pembangunan nasional.

img_title
VIVA.co.id
22 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut