Persaingan Super Sengit di Grup 1 Piala Presiden
- ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah
VIVA.co.id – Persaingan di Grup 1 Piala Presiden sangat sengit. Tercatat, tiga tim masih memiliki peluang lolos otomatis ke fase gugur.
Mitra Kukar, Persegres Gresik United, dan PSS Sleman, adalah tiga tim yang punya potensi besar untuk lolos. Mitra Kukar menjadi pemuncak klasemen dengan koleksi empat angka, sementara Gresik United dan PSS menguntit dengan koleksi tiga serta dua poin.
Laga di pekan pamungkas, Rabu, 15 Februari 2017, akan menjadi penentu langkah ketiganya di Piala Presiden. PSS akan beradu kuat dengan Gresik United. Sedangkan, Mitra Kukar harus berduel dengan Persipura.
Andai Mitra Kukar menang, maka mereka akan memastikan tiket lolos otomatis ke fase gugur. Lalu, Gresik United dan PSS harus berebut tiket melalui peringkat kedua terbaik.
Kondisi ini membuat kubu PSS bersemangat meraih kemenangan di pekan terakhir. Pelatih PSS, Freddy Muli, yakin anak-anak asuhnya bisa mengunci tiket lolos ke fase gugur.
"Para pemain sejauh ini siap. Mereka juga makin termotivasi," kata Freddy, Selasa, 14 Februari 2017.
PSS tampil begitu atraktif. Mereka bisa menahan imbang dua tim kuat, Persipura serta Mitra Kukar. Hasil ini ternyata membuat kubu Gresik United ketar-ketir. Pelatih Gresik United, Hanafi, meminta anak-anak asuhnya untuk tetap waspada saat menghadapi PSS.
"Mereka punya skema 4-4-2 yang jadi andalan. Lewat skema itu, PSS bisa menahan Mitra Kukar, bahkan hampir menang," ujar Hanafi.
Mitra Kukar Waspada
Sementara itu, Mitra Kukar yang sudah berada di atas angin memasang status "Siaga 1". Jika kalah, peluang Mitra Kukar untuk lolos bisa saja mengecil.
Namun, mereka harus menghadapi situasi pelik saat harus menghadapi laga krusial tersebut. Empat pemain andalan cedera, termasuk Zulham Zamrun. Mereka belum bisa dipastikan bermain dalam duel kontra Mutiara Hitam.
"Kami bawa 30 pemain. Andai ada beberapa pemain cedera, tak masalah," kata pelatih Mitra Kukar, Jafri Sastra.
Saat ini Persipura menjadi tim yang menduduki peringkat paling buncit di Grup 1. Mereka baru mengoleksi satu poin, hasil dari bermain imbang dengan PSS.