Sebegini Buruknya Inter Milan di Mata Shaqiri

Xherdan Shaqiri, pemain Stoke City
Sumber :
  • Reuters / Carl Recine

VIVA.co.id – Pemain Stoke City, Xherdan Shaqiri, menceritakan pengalamannya saat masih berseragam Inter Milan. Bukan pengalaman baik dan berharga yang didapat, Inter justru meninggalkan kesan buruk di mata pemain asal Swiss ini.

img_title 7 Pemain Top Dunia dengan Gol dan Assist Terbanyak Sepanjang 2025

Shaqiri bergabung ke Inter dari Bayern Munich pada Januari 2015. Namun dia hanya semusim berseragam La Beneamata sebelum akhirnya memilih Stoke.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Di musim panas, saya mendapatkan tawaran dari Liverpool dan Atletico Madrid. Saya memilih Liverpool, Brendan Rodgers memanggil saya sebelum Piala Dunia, tapi Bayern menghentikan komunikasi," kata Shaqiri, dikutip Football Italia.

img_title Ole Romeny Akhirnya Comeback Perkuat Oxford United di Liga Inggris

"Saya ingin meninggalkan Bayern, tapi direktur klub menjanjikan perubahan, di mana saya akan mendapat waktu bermain lebih, tapi saya tak mendapat itu," ujarnya.

Inter pun mendapatkan jasanya. Tapi, kedatangan Shaqiri di Inter mendapat sambutan yang kurang mengenakkan.

img_title Empat Bulan Menepi, Ole Romeny Kembali Panaskan Lini Serang Oxford United

"Inter? Mereka menjanjikan revolusi klub. Tapi perlakuan mereka benar-benar gila. Keamanan mereka hampir mencekik saya karena terjadi keributan dan dia kehilangan kendali," ucap Shaqiri.

"Tapi saya tidak memiliki masalah dengan Roberto Mancini, seperti dengan Pep Guardiola, yang tidak memiliki susunan pemain tetap dan gemar rotasi. Di Italia tidak ada rumput bagus, cuaca di sana bagus, tapi rumput terlalu tinggi. Sepakbola Italia terlalu lambat, penuh taktik, saya sulit mengeksplor kemampuan saya," kisah Shaqiri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Baginya, kehidupa di Stoke jauh lebih bagus dari segala aspek. "Apa bedanya dengan Stoke? insfrastruktur Inter sangat kacau untuk klub sebesar Inter. Mereka tidak bisa menemukan cara untuk berinvestasi di infrastruktur," ucapnya.

"Gizi, pemulihan fisik pemain, analisis kinerja, variasi dalam pelatihan, Saya menemukannya di Inggris, semua lebih profesional. Di Inggris, sering hujan deras, tapi kami masih bisa berlatih di atas rumput buatan yang diurus dengan baik setiap hari," katanya.

Xherdan Shaqiri

Kenapa Xherdan Shaqiri Tak Main di Piala Dunia 2026 bersama Swiss?

Timnas Swiss memulai perjuangannya di Piala Dunia 2026 dengan menghadapi Qatar pada laga perdana Grup B. Namun ada satu pemandangan yang terasa berbeda bagi para pendukun

img_title
VIVA.co.id
14 Juni 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut