Penyebab XRP Tertekan dan Dominasi USDT Terjun

Ilustrasi trading
Sumber :
  • Pixabay

Penelitian itu menemukan adanya korelasi negatif antara struktur transaksi dan harga, dengan koefisien -0,73. Meskipun ini tidak membuktikan adanya tekanan harga, hasil ini menunjukkan bahwa dinamika jaringan yang rumit dapat berperan dalam mempengaruhi nilai XRP.

img_title Trading Manual Ditinggalkan? AI Mulai Dipakai Dalam Eksekusi Strategi Pasar

Terakhir, pengguna tersebut menjelaskan bahwa pada tahun 2017, saat XRP mengalami lonjakan harga yang significant, aktivitas jaringan meningkat tajam. Namun, beberapa kelompok dalam komunitas justru menyusut sebelum harga jatuh, dan sejumlah node mendominasi jaringan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, beberapa analis juga berpendapat bahwa harga yang rendah saat ini adalah bagian dari rencana jangka panjang Ripple. Perusahaan secara sengaja menekan harga agar tidak menarik perhatian berlebihan, sembari diam-diam membangun infrastruktur.

img_title Peluang IHSG Rebound Terbuka Usai Merosot Tajam, Analis Jagokan 5 Rekomendasi Saham Potensial Cuan Ini

Bantahan Tuduhan Penekanan Harga XRP

Di tengah berbagai spekulasi yang beredar, pengacara Bill Morgan menolak tuduhan tersebut. Ia menegaskan bahwa Ripple tidak mengontrol 43% dari total pasokan XRP seperti yang diyakini oleh beberapa orang.

img_title 5 Aset Kripto yang Paling Diburu Investor Indonesia di 2025

Ini berarti, penguasaan Ripple atas pasar tidak sebesar yang selama ini diperkirakan. Morgan juga menyatakan bahwa penjualan bulanan Ripple dari escrow hanya mencakup kurang dari 1% dari total volume perdagangan bulanan token itu.

Angka tersebut terlalu kecil untuk dapat memberikan tekanan jual yang signifikan pada harga. Ia juga menambahkan bahwa pengaruh dari pelepasan escrow Ripple semakin menurun seiring waktu. Tidak hanya itu, Morgan juga mengangkat isu mengenai gugatan SEC terhadap Ripple.

Dominasi USDT Menurun Drastis, Apa Dampaknya untuk Bitcoin dan Altcoin?

Sementara itu pasar Tether mengalami penurunan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Oleh karena itu, rasio Dominasi Tether (USDT.D) kini menjadi salah satu petunjuk yang paling diperhatikan oleh para investor aset digital.

USDT.D berfungsi untuk mengevaluasi dominasi USDT dalam kaitannya dengan total kapitalisasi pasar crypto. Penurunan USDT.D sering kali diartikan sebagai tanda pergeseran dalam perilaku para investor, yaitu kecenderungan mereka untuk menggunakan USDT untuk membeli altcoin dan Bitcoin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keterkaitan Antara BTC dan USDT.D Menunjukkan Prospek Positif

Berdasarkan CoinMarketCap, kapitalisasi pasar Tether mencapai rekor tertinggi pada April 2025. Angkanya menembus US$145,6 miliar meningkat lebih dari US$8,5 miliar sejak awal tahun ini.
Pada bulan April saja, Tether menghasilkan lebih dari US$1,6 miliar. Hasil ini menyebabkan Tether semakin banyak beredar. Jika kapitalisasi pasar USDT mencerminkan jumlah modal yang ada di pasar, maka USDT.D berfungsi sebagai sinyal awal apakah dana tersebut mulai berpindah ke altcoin dan Bitcoin.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut