UGM Ciptakan Alat Deteksi Zat Berbahaya pada Makanan
Sabtu, 20 Februari 2016 - 16:12 WIB
Sumber :
- VIVA.co.id/ Daru Waskita
“Saat ini telah berhasil dibuat masker asap berserat nano, pemisah air dengan minyak,” katanya.
Penelitian ini, menurut Kuwat, terinspirasi dari bencana asap kebakaran hutan yang terjadi beberapa waktu lalu. Meski masih dalam tahap pengembangan, masker ini menggunakan bahan nano alami yang bisa memfilter bakteri dan debu.
Wakil Rektor Bidang Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UGM, Prof Dr Suratman, MSc., mengatakan dua riset inovasi ini segara dipatenkan untuk menjadi produk bisnis unggulan di tingkat global.
“Paling tidak temuan ini dapat memberikan solusi pada permasalahan bangsa,” katanya. (one)
Nida Jadi Mahasiswa Termuda UGM
Dia mengikuti program akselerasi sejak SD. Baru 15 tahun.
VIVA.co.id
1 Agustus 2016