VIDEO: Bintik Hitam Berbentuk 'Hati' di Permukaan Matahari

Bercak hitam di permukaan Matahari
Sumber :
  • www.space.com/Alexander Krivenyshev/WorldTimeZone.com

VIVA.co.id – Astronom amatir Amerika Serikat tak sengaja mengabadikan bintik hitam berbentuk “hati” atau jantung di permukaan Matahari. Penampakan itu diambil oleh astronom amatir bernama Alexander Krivenyshev dari apartemennya di New York City, Amerika Serikat, 13 April lalu.

img_title Matahari Tepat di Atas Ka’bah saat Puncak Haji, Fenomena Astronomi Langka Terjadi Pekan Ini

Dikutip dari Space, Jumat 15 April 2016, bintik “hati” itu dinamakan area aktif (AR) 2529. Jika dilihat dari Bumi, area hitam itu terlihat berupa bintik kecil, namun sejatinya AR 2529 beberapa kali ukuran Bumi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat diabadikan oleh Krivenyshev, AR 2529 tersebut tampak jelas di antara dua foto pesawat terbang yang membelah wajah Matahari.

img_title Fenomena Sun Halo Muncul di Langit Pamekasan Madura, Warga Ungkap Akan Masuk Musim Kemarau

"Lucunya, karena saat itu saya melihat satu pesawat yang melintas jauh di atas cakrawala. Saya hampir fokus pada pesawat yang terbang di depan Matahari," kata astronom amatir tersebut kepada Space.

Fenomena bintik hitam itu sudah dikenali sebagai area gelap di permukaan Matahari. Area bintik hitam itu sedikit lebih dingin dibanding area di sekitarnya. Nama area aktif merujuk pada aktifnya area bintik hitam tersebut.

img_title Ilmuwan Ungkap Apa yang Terjadi Jika Matahari Tiba-Tiba Hilang

Area aktif semacam itu dikenali sebagai pintu meluncurnya “nyala api” Matahari dan coronal mass ejection (CME), sebuah ledakan besar yang mengirimkan awan plasma Matahari pada jutaan mil per jam ke antariksa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dilaporkan, saat ini, ledakan CME tersebut sudah tenang. Tercatat pada 10 April lalu, terjadi ledakan kecil CME.

Ledakan besar CME jika sampai ke Bumi bisa berdampak serius. CME akan menciptakan badai geomagnetik yang potensial mengganggu navigasi satelit, komunikasi radio, dan pembangkit listrik. Namun di sisi lain, badai tersebut menciptakan fenomena aurora yang penuh warna di belahan Bumi selatan dan utara.

Ilustrasi mata

Mata Terus Berair Setelah Kena Terik Matahari? Kenali Penyebabnya Sebelum Terlambat

Mata berair setelah terkena sinar matahari bisa disebabkan iritasi hingga kerusakan akibat sinar UV. Kenali penyebab, gejala, dan cara mengatasinya dengan tepat.

img_title
VIVA.co.id
10 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut