Ransomware Petya Lebih Ganas dari WannaCry

Tampilan serangan ransomware Petya.
Sumber :
  • Hothardware

VIVA.co.id – Setelah dihebohkan dengan serangan ransomware WannaCry beberapa waktu lalu, kini para pengguna komputer berbasis sistem operasi Windows kembali mendapat ancaman.

img_title Mobil Anda Bisa Dikunci Hacker dari Jarak Jauh, Ini Ancamannya di 2026

Varian terbaru dari ransomware Petya disebarkan oleh hacker yang hingga kini belum diketahui identitasnya. Ransomware yang pertama kali muncul pada 2016 ini dimodifikasi hingga memiliki kemampuan menyebar melalui jaringan komputer.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dilansir dari laman resmi Microsoft, Kamis 29 Juni 2017, Petya generasi terbaru ini disebut-sebut lebih ganas dari WannaCry. Sebab, virus ini memiliki dua program enkripsi.

img_title Bahaya Mengintai Pengguna NFC di Indonesia

Program enkripsi pertama bertugas mengubah master boot record atau MRB di sistem operasi Microsoft Windows untuk mendapatkan akses sebagai administrator. Jika itu berhasil, maka program akan mengatur agar komputer restart dalam waktu yang berbeda-beda di tiap komputer.

Setelah restart, maka program mulai menjalankan enkripsi pada seluruh hard disk yang ada di komputer tersebut. Saat bekerja, program akan menampilkan informasi palsu, yakni berupa program pemeriksaan hard disk (chkdsk).

img_title AI Kini Dipakai Penjahat Siber, Ransomware Makin Pintar dan Sulit Dilawan

Jika semua sudah selesai, maka program akan menampilkan informasi bahwa komputer tersebut telah dikunci. Pemilik komputer diminta menyetor sejumlah uang Bitcoin ke rekening pribadi hacker.

Bila program pertama gagal mendapatkan akses administrator, maka program kedua yang akan berjalan. Program ini sama seperti WannaCry, yakni mengunci semua data pribadi yang ada di hard disk secara satu per satu.

Ilustrasi hacker.

Serangan Siber Berubah di Era AI, Phishing hingga Ransomware Kini Lebih Sulit Dideteksi

Perkembangan AI membuat serangan siber seperti phishing, pencurian kredensial, dan ransomware semakin canggih. Bisnis perlu meningkatkan cyber resilience.

img_title
VIVA.co.id
13 Maret 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut