Menhan Prabowo Subianto Lirik Korvet Gowind Prancis, Canggih Banget

Kapal Korvet Gowind 2500 buatan Prancis.
Sumber :
  • Naval Technology

VIVA – Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto kabarnya melirik alat utama sistem persenjataan (alutsista) asal Prancis untuk memperkuat pertahanan TNI. Salah satunya kapal Korvet Gowind 2500.

Tampang Pelaku Perampokan Sadis Turis Perancis di Bukit Sipiso-piso Kabupaten Karo

Kapal perang ini bagian dari rencana Indonesia memboyong 48 unit jet tempur Dassault Rafale dan empat unit kapal selam Scorpene. Apa yang membuat Menhan Prabowo Subianto kepincut Korvet Gowind?

Mengutip situs Naval Today, Kamis, 23 Januari 2020, Korvet Gowind 2500 dibuat pertama kali pada 2006 dan merupakan kapal perang yang ditujukan untuk misi anti pembajakan, pertempuran, antiterorisme, penyelundupan, pencarian, penyelamatan, perlindungan tambang minyak dan gas, hingga dukungan kemanusiaan.

Melawan Aparat, Perampok Sadis Wisatawan Prancis di Karo Dihadiahi Timas Panas

Tak hanya itu, Gowind 2500 dilengkapi dengan sistem misi skala penuh untuk merespons berbagai ancaman, termasuk perang antikapal selam. Korvet ini memiliki panjang 335 kaki dan mampu berlayar terus-menerus selama 21 hari, serta berbobot 2.500 ton.

Kapal selam Scorpene.Kapal selam Scorpene.
Kronologi Tim SAR Gabungan Evakuasi Turis Perancis di Objek Wisata Bukit Sipiso-piso Sumut

Kapal perang itu juga disokong propulsi CODAD (Combined diesel and diesel), di mana Korvet Gowind dapat dipacu hingga 25 knot, kecepatan jelajah 15 knot, dan mampu mengarung lautan sejauh 6.900 km.

Dari spesifikasi, Gowind 2500 berada di atas OPV (Offshore Patrol Vessel) 90. Hal ini bisa dilihat dari kelengkapan senjata. Korvet Gowind dilengkapi hanggar dan deck di belakang yang dapat didarati helikopter ukuran sedang (bobot maksimal 10 ton).

Gowind 2500 dibekali satu meriam OTO Melara kaliber 76 milimeter, dua meriam Nexter Narhwal 20 mm, 16 VLS untuk peluru berpandu permukaan ke udara, delapan peluncur peluru anti kapal Exocet, meriam air, dan dua pelancar torpedo berganda tiga.

Sementara untuk sistem elektronik, Korvet Gowind dilengkapi dengan sensor anti-udara dan antipermukaan, misalnya VL Mica secara vertikal meluncurkan sistem rudal pertahanan udara jarak pendek dan rudal antikapal Exocet MM40. Malaysia dan Mesir merupakan dua negara yang telah membeli Korvet Gowind 2500.

Menhan Prabowo Subianto berencana impor alutsista usai berkunjung ke luar negeri beberapa waktu lalu. Mantan danjen Kopassus TNI AD ini telah mengunjungi tujuh negara sejak November 2019. Ketujuhnya yaitu Malaysia, Thailand, Turki, China, Jepang, Filipina, dan Prancis.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya