Google Dibidik China dan Amerika

Google
Sumber :
  • 9to5Google

VIVA – China nampaknya sedang meluncurkan aksi balas dendam ke Amerika Serikat. Pemerintah setempat dikabarkan akan menyelidiki perusahaan teknologi asal negeri paman sam, yakni Google.

img_title 8 Gadget Teknologi Terbaik November 2026, dari HP dengan Layar Selfie hingga Konsol Gaming Transparan

Dalam sebuah laporan yang dikutip dari Kr Asia, Jumat 2 Oktober 2020, Google akan diselidiki karena diduga menghancurkan para kompetitornya. Komplain utama ternyata dilancarkan oleh Huawei, perusahaan China yang saat ini dilarang beroperasi di Amerika Serikat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setahun terakhir,pemerintah Donald Trump memang menyandera operasional Huawei di sana. Perusahaan itu masuk ke dalam daftar hitam departemen perdagangan setempat.

img_title Xi Jinping Perketat Disiplin PKC, Anggota Partai Tak Setia Terancam

Huawei sudah melancarkan keluhan sejak tahun lalu. Akhirnya, peninjauan diserahkan regulator pasar China, Administrasi Negara Peraturan Pasar ke komite antitrust dewan negara, untuk selanjutnya dilakukan peninjauan.

Kabarnya, keputusan untuk melakukan penyelidikan ke Google akan dilakukan pada bulan ini. Menurut sebuah sumber, China akan menyelidiki apakah keberadaan raksasa teknologi itu bisa merusak perusahaan setempat seperti Huawei.

img_title Trump Tegaskan Akan Tetap Perang Lawan Iran Meski Partainya Kalah Pemilu Sela

Google sendiri sebenarnya tidak bisa diakses untuk masyarakat China. Walaupun seperti aksi balas dendam China ke Amerika Serikat, namun sebenarnya Google juga bersiap diselidiki oleh pemerintah tempat asalnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelum ada laporan China akan menyelidiki Google, Departemen Kehakiman Amerika Serikat juga menyatakan melakukan penyelidikan terhadap perusahaan. Penyebabnya pun sama, yakni dominasi platform terdapat mesin pencarian di internet.

Hal ini juga termasuk iklan teknologi. Termasuk di dalamnya terdapat harga dan juga posisi iklan itu sendiri. Di Amerika Serikat, dominasi Google mencapai 90 persen dari pasar yang ada.

Gubernur Georgia Terpilih  Keisha Lance Bottoms

Keisha Lance Bottoms Cetak Sejarah, Jadi Gubernur Perempuan Kulit Hitam Pertama di AS

Anggota Partai Demokrat, Keisha Lance Bottoms berhasil mencetak sejarah sebagai perempuan kulit hitam pertama yang berhasil menjadi Gubernur Atlanta, AS

img_title
VIVA.co.id
5 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut