Chrome Bisa Deteksi Akun Pengguna yang Diretas

Ilustrasi Chrome di smartphone.
Ilustrasi Chrome di smartphone.
Sumber :
  • U-Report

VIVA – Chrome baru saja melakukan pembaruan, dengan menghadirkan sejumlah fitur. Salah satunya, mendeteksi jika akun layanan online pengguna telah disusupi peretas.

Fitur itu tersedia bagi pengguna aplikasi Chrome di Android dan iPhone, dilansir VIVA Tekno dari laman BGR, Senin, 12 Oktober 2020. Versi desktop sudah mendapatkan langkah keamanan ini. Jika layanan online diretas, hacker akan mengambil seluruh data pengguna yang diinginkan, seperti kartu kredit hingga password.

Nama dan kata sandi merupakan jenis curian paling berharga, karena pelaku kejahatan kemungkinan bisa membobol platform lain. Sebab, masih banyak orang yang menggunakan kombinasi serupa untuk seluruh layanannya.

Saat memperbarui ke Chrome 86, browser akan mengingatkan jika nama pengguna dan kata sandi telah diretas. Peringatan ini bisa terjadi untuk kejadian kapan pun di masa lalu. Pihak Google tidak akan melihat username maupun password, namun menggunakan enkripsi spesial untuk mencocokkan data dengan database kredensial yang berhasil dicuri.

Baca juga: Siap-siap, Banyak Ponsel Baru Meluncur Pekan Ini

Selain itu, Chrome 86 akan membantu penggunanya pergi ke situs tempat untuk mengubah kata sandi. Jadi, mereka bisa melakukan perubahan password setelah ada peringatan.

Selain peringatan tersebut, Chrome juga menghadirkan sejumlah fitur-fitur keamanan lain. Ada Enhanced Safe Browsing bagi Android, jika diaktifkan akan melindungi pengguna dari situs phishing, malware dan berbahaya.