Arsitektur Kesehatan Global Jadi Isu Prioritas di G20

Ilustrasi kesehatan.
Ilustrasi kesehatan.
Sumber :

VIVA – Tahun ini Indonesia berkesempatan menjadi tuan rumah Presidensi G20. Terkait hal itu, telah ditetapkan tiga isu prioritas, termasuk salah satunya isu bidang kesehatan.

Pada G20 tahun ini, isu prioritas bidang kesehatan menekankan pada arsitektur kesehatan global dan resiliensi. Salah satu pilar penting arsitektur kesehatan global adalah SDM keperawatan antar negara G20.

Badan Kesehatan Dunia atau WHO telah menetapkan 2020 sebagai tahun bagi Perawat dan Bidan. Pada bulan November 2020, Organisasi Perawat Dunia atau ICN (International Council of Nurses) merekomendasikan G20 untuk memprioritaskan proteksi terhadap perawat. 

Terkait dengan hal itu, Prof Achir Yani S Hamid dan Ns Yudi Ariesta Chandra dari Fakultas Ilmu Keperawatan bekerja sama dengan Prof Fatma Lestari dan Andrio Adiwibowo dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia mengadakan Webinar bertajuk Peningkatan Kompetensi dan Perawat antar Negara G-20 Dalam Arsitektur Kesehatan Global.

Ilustrasi ruang operasi rumah sakit.

Ilustrasi ruang operasi rumah sakit.

Photo :
  • Pixabay/ TheShiv76

Webinar ini sendiri merupakan bagian dari Hibah Kebijakan Berbasis Riset (Research Based Policy) G20 Tahun 2022, dan mengundang seluruh praktisi di bidang keperawatan baik tingkat nasional maupun internasional.

Tujuan dari acara tersebut adalah menjadi forum strategis bersama, untuk merumuskan dan merekomendasikan berbagai kebijakan sistem kesehatan global yang diperlukan untuk meningkatkan kompetensi dan resiliensi perawat antar negara G20.

“Transformasi SDM kesehatan adalah salah satu kunci penting dalam membangun kompetensi  kesehatan,” ujar Direktur Jenderal Tenaga Kesehatan, Kementerian Kesehatan, drg Arianti Anaya, dikutip dari keterangan resmi, Rabu 18 Mei 2022.

Untuk mendukung kompetensi kesehatan Dr. Servulus Bobo Riti S.Pd. M mengutarakan bahwa BP2MI sudah berkolaborasi dengan Amerika Serikat dan Australia.

Sedangkan, Prof Achir Yani S Hamid menekankan bahwa kompetensi SDM keperawatan harus disiapkan dalam menghadapi globalisasi.

Hasil dari Focus Group Discussion dan Webinar ini diharapkan dapat berkontribusi secara signifikan bagi pelaksanaan G20 di Indonesia, khususnya di bidang kesehatan melalui penguatan sistem pelayanan kesehatan nasional dan global.