Seluruh PNS dan Karyawan BUMN Dilarang Pakai iPhone
- 9to5mac.com
VIVA Tekno – China telah memerintahkan semua pegawai negeri sipil (PNS) agar berhenti menggunakan iPhone Apple dan perangkat asing lainnya untuk urusan pekerjaaan.
Kebijakan baru ini merupakan upaya negeri Tirai Bambu untuk mengurangi ketergantungannya pada teknologi asing dan membatasi aliran informasi sensitif ke luar negeri, seperti dikutip VIVA Tekno dari situs Live Mint, Kamis, 7 September 2023.
Menurut laporan, PNS di beberapa instansi pemerintah pusat sudah mendapat mandat melalui pertemuan offline maupun pertemuan online lewat grup aplikasi pesan instan untuk tidak membawa iPhone dan perangkat asing lainnya ke kantor.
China juga melarang seluruh pejabat pemerintah di beberapa kementerian/lembaga serta BUMN untuk menggunakan iPhone selama beberapa tahun ini. Namun, perintah terbaru adalah upaya untuk memastikan aturan ditegakkan lebih ketat lagi.
“Kami sudah mengeluarkan perintah juga kepada lembaga negara dan badan usaha milik negara (BUMN) untuk cepat mengganti teknologi asing dengan teknologi alternatif dalam negeri yang dianggap aman dan terkendali,” demikian bunyi perintah tersebut.
Perang Teknologi China dan Amerika Serikat (AS).
- Data Driven Investor
Ketegangannya dengan China menyebabkan Amerika Serikat (AS) bekerja sama dengan para sekutu membendung akses China terhadap peralatan yang diperlukan Si Naga Merah untuk menjaga industri chip-nya tetap kompetitif.
Ponsel pintar atau smartphone iPhone keluaran Apple diketahui telah mendominasi pasar HP premium di China serta begitu populer bagi PNS dan karyawan swasta.
Bahkan, China telah menyumbang hampir 19 persen pendapatan raksasa teknologi yang berbasis di Cupertino, California, AS tersebut.
“Kami telah mewajibkan beberapa perusahaan teknologi asing untuk menyimpan data yang dikumpulkan secara lokal. Apple dan Tesla sama-sama membangun pusat data di sini. Namun, langkah ini mungkin tidak cukup untuk menghilangkan kekhawatiran keamanan nasional,” bunyi pernyataan Pemerintah China.