Seluruh PNS dan Karyawan BUMN Dilarang Pakai iPhone

Apple iPhone 14.
Sumber :
  • 9to5mac.com

VIVA Tekno – China telah memerintahkan semua pegawai negeri sipil (PNS) agar berhenti menggunakan iPhone Apple dan perangkat asing lainnya untuk urusan pekerjaaan.

img_title Update Harga iPhone Oktober 2026 di Indonesia, Ada Perubahan pada Sejumlah Model yang Perlu Diketahui

Kebijakan baru ini merupakan upaya negeri Tirai Bambu untuk mengurangi ketergantungannya pada teknologi asing dan membatasi aliran informasi sensitif ke luar negeri, seperti dikutip VIVA Tekno dari situs Live Mint, Kamis, 7 September 2023.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut laporan, PNS di beberapa instansi pemerintah pusat sudah mendapat mandat melalui pertemuan offline maupun pertemuan online lewat grup aplikasi pesan instan untuk tidak membawa iPhone dan perangkat asing lainnya ke kantor.

img_title Kejadian Langka! Terpidana Mati di AS Masih Hidup usai Disuntik 2 Kali

China juga melarang seluruh pejabat pemerintah di beberapa kementerian/lembaga serta BUMN untuk menggunakan iPhone selama beberapa tahun ini. Namun, perintah terbaru adalah upaya untuk memastikan aturan ditegakkan lebih ketat lagi.

“Kami sudah mengeluarkan perintah juga kepada lembaga negara dan badan usaha milik negara (BUMN) untuk cepat mengganti teknologi asing dengan teknologi alternatif dalam negeri yang dianggap aman dan terkendali,” demikian bunyi perintah tersebut.

img_title Trump Kembali Ancam Hancurkan Iran Jika Perundingan Perang Gagal

Perang Teknologi China dan Amerika Serikat (AS).

Photo :
  • Data Driven Investor

Ketegangannya dengan China menyebabkan Amerika Serikat (AS) bekerja sama dengan para sekutu membendung akses China terhadap peralatan yang diperlukan Si Naga Merah untuk menjaga industri chip-nya tetap kompetitif.

Ponsel pintar atau smartphone iPhone keluaran Apple diketahui telah mendominasi pasar HP premium di China serta begitu populer bagi PNS dan karyawan swasta.

Bahkan, China telah menyumbang hampir 19 persen pendapatan raksasa teknologi yang berbasis di Cupertino, California, AS tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami telah mewajibkan beberapa perusahaan teknologi asing untuk menyimpan data yang dikumpulkan secara lokal. Apple dan Tesla sama-sama membangun pusat data di sini. Namun, langkah ini mungkin tidak cukup untuk menghilangkan kekhawatiran keamanan nasional,” bunyi pernyataan Pemerintah China.

Pesawat FlyDubai.

Insiden Flydubai, Netanyahu Dituding Lakukan Operasi "Bendera Palsu" Picu Perang Baru

Penerbangan flydubai FZ1073, yang mengangkut 174 penumpang dari Dubai ke Tel Aviv, melakukan pendaratan darurat di Bandara Internasional Prince Sultan bin Abdulaziz

img_title
VIVA.co.id
2 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut