Trik Bikin Resume di LinkedIn, Jangan Lupa Satu Ini

Markas LinkedIn
Sumber :
  • Instagram/@j_keltner

VIVA – Resume atau lamaran pekerjaan saat ini bukan lagi berbentuk hard copy, Di internet banyak bertebaran contoh format lamaran pekerjaan. Tren itu diikuti platform media sosial jaringan profesional LinkedIn. Platform tersebut ikut menyediakan format lamaran pekerjaan dan riwayat pekerjaan bagi pengguna platform tersebut.

img_title LinkedIn Talent Awards 2025, TelkomGroup Bersinar

“Itu menariknya CV hard copy enggak pernah kita pegang lagi. Selalu online. Pertama yang paling penting resume online. Bukan CV yang kita kirim ke email, tapi ya itu LinkedIn,” kata Co Founder dan Kepala Operasi GeekHunter, Yunita Anggraeni, di Jakarta, Kamis 8 November 2018.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan menggunakan platform LinkedIn, menurut Yunita, akan lebih mudah ditemukan. Para profesional bisa mencari kandidat pegawai baru kapan pun dan di mana pun.

img_title Setelah Meta dan Cloudflare, Kini LinkedIn Ikut Pangkas Karyawan

LinkedIn berbeda dengan media sosial lain, yang mana pada platform lain tidak akan membicarakan mengenai pekerjaan.

“Justru di LinkedIn profesional yang kita obrolin. Jadi sangat leluasa untuk kita berbagi mengenai industri professional experience-nya kita,” kata dia.

img_title Lagi Dicari! Lowongan Kerja AI di LinkedIn, Gaji Tembus Rp2,5 Juta per Jam

Yunita mengatakan sudah menggunakan LinkedIn sejak 2010, saat masih di bangku kuliah. Dia sudah membangun profil di LinkedIn sejak lama dan digunakan untuk berhubungan dengan profesional di bidang IT.

Yunita bekerja di perusahaan yang mencari talenta IT di Indonesia. Dia menyarankan, sebaiknya para pelamar harus membuat lamaran yang jelas deskripsinya, bukan hanya dituliskan sebagai software engineer, tapi hingga teknologi apa yang digunakan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, dia menyarankan, sebaiknya juga pelamar menuliskan hasil pekerjaan yang pernah dibuat.

“Semakin detail, semakin penting untuk mereka ditemukan dalam pencarian siapa pun. Baik rekrutmen perusahaan besar maupun konsultan,” ujar Yunita. (ase)

Tampilan Laman LinkedIn.

Jangan Percaya Ada yang Ngaku-ngaku Perekrut BUMN atau Tech Titan di LinkedIn

Kelompok peretas atau hacker Mirage Kitten kembali menjalankan kampanye serangan terarah dengan memanfaatkan lowongan kerja palsu di LinkedIn. Begini cara kerjanya.

img_title
VIVA.co.id
7 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut