Aplikasi 'Siluman' Berkeliaran di Google Play Store, Bisa Curi Uang

Aplikasi yang diklaim mengandung malware jahat
Sumber :

VIVA – Android adalah salah satu bagian perangkat lunak yang paling banyak digunakan di dunia, dengan lebih dari dua miliar perangkat aktif yang menjalankan OS seluler Google setiap bulan.

img_title Memori HP Android Tetap Penuh Meski Foto Ada di Google Photos, Pengaturan Ini Sering Terlewat

Dan tempat yang cocok untuk mengunduh aplikasi Android adalah Google Play Store, rumah bagi jutaan aplikasi, yang banyak tersedia secara gratis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun baru-baru ini pengguna Android sedang diperingatkan tentang adanya penjahat cyber yang berhasil menyelundupkan hampir 30 aplikasi ke Google Play Store. Aplikasi berbahaya itu disebut sarat dengan malware perbankan.

img_title CPU Gaming 2026 Bukan Cuma Soal GHz, Cache Prosesor Bisa Membuat Perbedaan

Dilansir dari laman Express, 4 November 2018, pakar keamanan di ESET menemukan perangkat lunak berbahaya di Google Play Store yang menyamar sebagai aplikasi pembersih perangkat, pengatur daya baterai, dan horoskop.

Tidak seperti ancaman malware lainnya yang menggunakan layar login palsu, perangkat lunak berbahaya ini memungkinkan penyerang untuk mengirim dan menerima teks pada perangkat yang terinfeksi.

img_title Foto Sudah Dipindahkan ke Cloud, tetapi Memori HP Tetap Penuh? Ini Beberapa Pengaturan yang Perlu Diperiksa

Setelah itu, mereka akan dapat melewati multifaktor otentikasi (MFA) yang digunakan untuk melindungi data internet banking.

Dalam posting online, ESET menyarankan penggemar Android bagaimana cara agar tetap aman dalam menghadapi ancaman jahat ini.

“Jika Anda curiga telah memasang salah satu dari aplikasi ini, Anda dapat dengan mudah menghapusnya dengan cara mengakses setting," katanya. 

ESET juga menawarkan saran kepada pengguna Android tentang cara tetap aman dari ancaman bahaya peretasan. 

- Hanya mengunduh aplikasi dari Google Play. Langkah ini memang tidak sepenuhnya menjamin ketiadaan aplikasi berbahaya. Namun malware jahat jauh lebih umum ditemukan di toko aplikasi pihak ketiga, di mana mereka jarang dihapus setelah ditemukan, tidak seperti di Google Play.

- Pastikan untuk memeriksa jumlah unduhan, peringkat aplikasi, dan konten ulasan sebelum mengunduh aplikasi dari Google Play.

- Perhatikan izin apa yang Anda berikan untuk aplikasi yang Anda pasang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

- Selalu perbarui perangkat Android Anda dan gunakan solusi keamanan seluler yang andal.

Gambar di atas termasuk aplikasi yang terindikasi malware berbahaya. 

Ilustrasi hp lengkung

HP dengan Memori 64 GB Masih Bisa Update Sistem? Kenali Faktor Ini Menentukan Berhasil atau Tidaknya

HP 64 GB masih bisa update Android atau iOS jika kompatibel dan ruang kosong cukup. Kenali faktor penentu, cara mengosongkan penyimpanan, serta tips aman sebelum update.

img_title
VIVA.co.id
25 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut