Facebook Punya Platform Video Buat 'Tendang' YouTube, Ini Kelebihannya

Media sosial Facebook.
Sumber :
  • REUTERS/Regis Duvignau

VIVA – Mark Zuckerberg resmi meluncurkan Facebook Watch secara global. Platform video ini kerap dinilai sebagai pesaing YouTube. Dalam postingan blog-nya, ia mengklaim bahwa setiap bulannya, lebih dari 50 juta orang di Amerika Serikat menonton video rata-rata satu menit.

img_title Iran Serang Pangkalan Militer AS di UAE dan Kuwait

"Total waktu yang dihabiskan untuk menonton video di platform ini telah meningkat 14 kali lipat sejak awal tahun 2018," kata Zuckerberg, seperti dikutip Ubergizmo, Kamis, 30 Agustus 2018.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kini, Facebook Watch sudah bisa digunakan di seluruh dunia. Mereka bisa menemukan video terbaru di berbagai genre dan tidak terbatas, seperti hiburan, berita maupun olahraga.

img_title Rusia Diam-diam Bantu Iran Kembangkan Rudal Supersonik, Targetkan Kapal Induk AS

Facebook Watch telah diluncurkan perdana di Amerika Serikat sejak 2017. Facebook sudah menandatangani kesepakatan konten yang akan ditampilkan seperti berita, pertunjukan, dan beberapa pilihan konten di dalam fitur Tab Watch di platform tersebut.

Zuckerberg juga mengaku jumlah penontonnya akan ditampilkan di bagian atas di mana pengguna juga bisa melihat koleksi video terbaru dari halaman yang mereka ikuti. Pengguna bisa menyesuaikan genre apa yang ingin diikuti dengan cara nge-like halaman yang diinginkan.

img_title Serangan AS ke Pesta Pernikahan di Iran Buat 68 Orang Luka

"Jika Anda tidak ingin melihat video dari halaman yang sudah diikuti, Anda hanya perlu menghapus mereka dari daftar halaman yang disukai. Cukup unfollow. Kabar baiknya lagi video di platform ini juga dapat disimpan agar bisa dinikmati nantinya melalui news feed," tegas Zuckerberg.

Facebook Watch sudah bisa diakses di iOS dan Android melalui ikon Watch. Pengguna bisa juga mencarinya di menu pintas aplikasi atau bookmark 'Lainnya'. Ke depan, platform ini juga akan tersedia di Apple TV, Amazon Fire TV, Samsung Smart TV, Xbox One, TV Android, dan Oculus TV.

Wakil Presiden AS JD Vance

Serangan AS Tewaskan Warga Sipil di Iran, Wapres AS Bilang 'Tak Sengaja'

Wakil Presiden (Wapres) Amerika Serikat (AS) J.D. Vance mengakui ada kemungkinan serangan yang dilakukan pasukan AS ke Iran secara tidak sengaja mengenai warga sipil.

img_title
VIVA.co.id
4 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut