Aplikasi Ini Enggak Penting Tapi Populer, Komentar Netizen Receh Parah

Aplikasi Nothing
Sumber :
  • Play Store

VIVA – Umumnya orang meng-install aplikasi berdasarkan kebutuhan. Misalnya, sedang butuh media untuk mengedit foto, maka aplikasi yang menyediakan fasilitas edit foto yang kita unduh.

img_title Pesatnya Perkembangan AI dan Disrupsi Teknologi Jadi Tantangan Bagi Moral dan Kedamaian Global

Akan tetapi, satu aplikasi Nothing bisa dikatakan lain dari yang lain. Sesuai namanya, Nothing adalah aplikasi yang tak memberi manfaat apa pun. Tapi banyak yang meng-install.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pantauan VIVA Digital di Play Store, Senin, 17 November 2018, Nothing sudah diunduh sebanyak satu juta kali, sehingga layak menyandang status populer. Sejumlah 90.202 review juga telah dikantongi dan menghasilkan rating 4,2.

img_title Persaingan Industri Alat Elektronik Bergerak ke Level Premium, Pasar Tagih Kekuatan Inovasi dan Teknologi

Meski masuk kategori Entertainment, jangan berharap akan menemukan musik, film, permainan, atau tayangan apa pun. Setelah di-install dan mencoba membuka aplikasi, yang terlihat hanya tampilan berupa kata "Nothing" di atas layar abu-abu. Seperti gambar di bawah ini.

Aplikasi Nothing

img_title Tak Hanya Jadi Pasar Teknologi Global, Luhut Dorong RI Kembangkan AI dengan Kapasitas Nasional

Jika ditelisik, barangkali unsur hiburan aplikasi besutan Chilango Labs ini terletak pada kesan 'nyeleneh'-nya yang tak menyajikan fitur sama sekali.

Menariknya lagi, jangan lewatkan bagian review dari pengguna. Kamu akan menemukan sejumlah ulasan positif dan lucu dari pengguna.

Disebut bisa menyembuhkan jerawat dan depresi.

Review aplikasi Nothing

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Aplikasi yang tak bisa dijelaskan dengan kata-kata, mampu menyentuh hati, dan sempurna untuk semua orang dari berbagai ras, jenis kelamin, dan budaya.

review aplikasi Nothing

Agora.

Indonesia Diproyeksikan Jadi Salah Satu Pasar Perangkat Pintar dengan Pertumbuhan yang Menjanjikan di Asia Tenggara

Pasar smart home Indonesia diproyeksikan meningkat dari US$1,81 miliar pada 2024 menjadi US$8,12 miliar pada 2030. Pertumbuhan ini juga tercermin pada pasar IoT.

img_title
VIVA.co.id
7 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut