73 Persen Pengguna Fitbit yang Ingin Kurus Diklaim Sukses

Fitbit Charge 3
Sumber :
  • Istimewa

VIVA – Produsen smartwatch dan fitness tracker, Fitbit mengklaim telah memiliki sekitar 27 juta pengguna aktif di seluruh dunia. Mereka menyebutkan, setidaknya sudah 90 juta unit perangkat Fitbit yang terjual sampai saat ini sehingga mereka diklaim sebagai produsen smartwatch nomor dua di Amerika.

img_title Akuisisi Fitbit, Kok Google Malah Khawatir

Fitbit Regional Director untuk wilayah Asia Tenggara, Hong Kong dan Taiwan, Louis Lye mengatakan selama 12 tahun beroperasi, mereka telah berhasil mengekspansi 87 negara dan hadir di 39 ribu toko di seluruh dunia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Selama itu, kami telah menghitung 181 miliar jam detak jantung, 175 triliun langkah, 9 miliar waktu tidur, 457 miliar menit olahraga, dan 8,1 juta pemeriksaan kesehatan pengguna wanita. Selama empat tahun, pengguna aktif kami naik lebih dari 20 juta. Di tahun 2004, pengguna kami 6,7 juta lalu naik menjadi 27,6 juta tahun 2018," ujar Louis, di Jakarta, Selasa 23 April 2019.

img_title Fitbit Charge 3, Jam Tangan Pintar untuk Pantau Kesehatan

Dalam data yang dipaparkan, Louis menyebutkan banyak orang yang menggunakan Fibit untuk bisa mengatur hidupnya menjadi lebih sehat. Bahkan tidak jarang yang mengandalkan kontrol dari Fitbit untuk bisa menurunkan berat badan.

"73 persen pengguna Fitbit yang berniat kurus, mampu mewujudkan mimpinya untuk menurunkan berat badan. Ini karena banyak fitur Fitbit yang bisa mengatur kesehatan penggunanya, mulai dari pelacak waktu berolahraga, menghitung langkah yang sudah mereka jalani, sampai mengontrol waktu tidur agar cukup dan berkualitas," kata Louis.

img_title MPL ID S18 Makin Panas, NAVI dan Team Liquid ID Berebut Tiket M8, Bigetron Singkirkan Alter Ego

Tak hanya itu, Louis mengatakan, 70 persen pengguna pun jadi lebih sering bergerak ketimbang sebelum menggunakan Fitbit. Ini karena adanya fitur pengingat gerak. Fitur ini akan mengingatkan pengguna saat mereka harus mulai bergerak, untuk memenuhi target yang sudah diatur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di tingkat global, menurut riset yang dilakukan oleh IDC, prakiraan pengapalan peranti wearable akan mencapai 189 juta unit pada 2022, atau mengalami peningkatan dari jumlah pengapalan di 2018, yakni sebesar 125 juta unit. Meskipun kategori smartwatch menjadi pemicu utama tingginya angka pertumbuhan tersebut, namun kategori gawai tracker dianggap memiliki signifikansi tersendiri dalam meningkatnya angka pertumbuhan secara keseluruhan.

"Angka pertumbuhan yang cukup tinggi tersebut menjadi motivasi tersendiri bagi Fitbit dalam menghadirkan kategori smartwatch dan tracker dengan balutan form factor baru dan makin terjangkau bagi konsumen, baik dari sisi akses maupun dari sisi harga," kata Louis.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut