HyperOS Mau Rilis, Seperti Ini Kerja Sistem Operasi Canggih Xiaomi

Xiaomi HyperOS.
Sumber :
  • Istimewa

Beijing – Produsen ponsel pintar dan peralatan asal China, Xiaomi, mengumumkan sebuah sistem operasi atau OS baru pada 26 Oktober lalu secara global. Hal ini seiring dengan upaya mereka untuk mengembangkan ekosistem dengan peluncuran mobilnya sendiri dalam waktu dekat.

img_title HP dengan Memori 64 GB Masih Bisa Update Sistem? Kenali Faktor Ini Menentukan Berhasil atau Tidaknya

Dilansir dari CNBC Internasional, Sabtu, 28 Oktober 2023, sistem baru yang disebut HyperOS ini akan menjangkau konsumen pada 31 Oktober ketika ponsel, perangkat yang dapat dikenakan, dan perangkat TV terbaru Xiaomi mulai dijual di China.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Xiaomi HyperOS

Photo :
  • Business Standard

img_title iPhone 18 Pro Max vs OPPO Find X10 Pro Max: Duel HP Flagship yang Membuat Pecinta Kamera Bimbang

"Sistem ini menandai langkah penting dalam visi strategis Xiaomi untuk menghadirkan ekosistem pintar 'Manusia x Mobil x Rumah'," kata perusahaan itu dalam sebuah rilisnya.

CEO dan pendiri Lei Jun mengatakan di media sosial China pada hari Rabu bahwa Xiaomi akan merilis mobilnya pada paruh pertama tahun depan. Ia tidak menjelaskan apakah mobil tersebut akan menggunakan tenaga listrik.

img_title Mode Hemat Daya di Hp Android dan iPhone Punya Konsekuensi

Perusahaan teknologi telah lama berusaha membangun loyalitas pelanggan dengan sistem operasi, seperti Apple's iOS dan Google Android.

Raksasa telekomunikasi Cina, Huawei, juga sedang mengembangkan sistem operasinya sendiri, yang disebut HarmonyOS, dalam upaya untuk menggantikan Android. Perusahaan ini membuat rangkaian smartphone, laptop, tablet, dan perangkat televisi sendiri, sembari menjual perangkat lunak untuk mobil listrik yang diproduksi oleh para mitranya.

Pada akhir September, Huawei mengklaim bahwa versi terbaru dari sistem operasinya telah melampaui 60 juta pengguna. Secara keseluruhan, Huawei mengklaim bahwa HarmonyOS kini telah berjalan di lebih dari 700 juta perangkat.

Perusahaan mobil listrik Cina, Nio saat ini ini juga merilis ponsel cerdasnya sendiri, berbasis Android tetapi disesuaikan untuk integrasi yang lebih baik dengan kendaraannya.

Xiaomi menjadi terkenal dengan smartphone yang terjangkau dan antarmuka pengguna MIUI, yang berbasis open source Android.

Xiaomi HyperOS

Photo :
  • Istimewa

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perusahaan ini mengatakan bahwa inti dari sistem HyperOS barunya adalah "dibentuk oleh Linux dan sistem Xiaomi Vela yang dikembangkan sendiri oleh Xiaomi."

Satu-satunya penyebutan Android dalam siaran pers tersebut adalah bahwa HyperOS memungkinkan "frame rate yang lebih stabil dan konsumsi daya yang lebih rendah" dibandingkan dengan versi stok Android.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut