Samsung Waspada Serangan Siber

Peretas atau hacker berhasil membobol data pribadi.
Sumber :
  • BankInfoSecurity

VIVA Tekno – Samsung Electronics memperkenalkan Auto Blocker yang dirancang untuk melindungi dan mengecek keamanan aplikasi yang dipasang di ponsel.

img_title WhatsApp Tinggalkan Pengguna HP Samsung Series S hingga Asus Zenfone

Auto Blocker adalah paket keamanan tambahan yang memberikan pengguna lebih banyak pilihan ketika mengeksplorasi kustomisasi yang dimungkinkan oleh ekosistem terbuka pada perangkat Samsung Galaxy.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Fitur keamanan ini bisa ditemukan pada perangkat Samsung yang menjalankan antarmuka One UI 6. Auto Blocker memiliki fitur yang bisa mencegah sideloading, memasang aplikasi dari sumber tidak sah, seperti di luar Google Play Store dan Galaxy Store.

img_title Harga HP Samsung, Oppo, dan Vivo Terbaru Oktober 2026, Ada Perubahan yang Perlu Diketahui

Sideloading yang disengaja biasanya digunakan untuk menambah kustomisasi dan fungsi perangkat. Pengguna yang melakukan sideloading dengan cara yang aman tidak akan mengalami perubahan karena Samsung mematikan Auto Blocker itu pada setelan utama.

Launch Samsung Galaxy Z Fold5, Flip5, Watch6 dan Tab S9.

Photo :
  • VIVA/Misrohatun Hasanah

img_title Uni Eropa Resmi Wajibkan Laporan Serangan Siber dalam 24 Jam

Tapi, bagi pengguna yang tidak memahami sideloading, menyalakan Auto Blocker bisa memberikan ketenangan karena alat itu bisa menutup kemungkinan mengalami masalah keamanan siber.

Penjahat siber bisa saja membujuk pengguna memasang aplikasi berbahaya. Auto Blocker juga memiliki kemampuan memeriksa keamanan aplikasi untuk membantu mendeteksi potensi malware dan mencegah pemasangan perangkat lunak berbahaya melalui kabel USB.

Auto Blocker bisa melindungi pengguna ketika ada pihak lain yang memiliki akses fisik ke perangkat, misalnya saat mengisi daya di tempat umum.

Hacker / serangan siber.

Photo :
  • Homeland Security Today

Message Guard pada Auto Blocker bisa memitigasi serangan Zero Click (pesan gambar langsung yang menyembunyikan kode berbahaya).

Fitur yang semula diluncurkan pada aplikasi Messaging dari Google dan Samsung itu kini diperluas untuk melindungi pengguna yang menggunakan aplikasi pihak ketiga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami terus berupaya untuk melindungi pengguna dari serangan siber melalui Auto Blocker. Jadi, pengguna dapat terus menikmati manfaat ekosistem terbuka Samsung," ungkap EVP and Head of Security, Team Mobile eXperience Business, Samsung Electronics, Seungwon Shin, Senin, 6 November 2023.

Ilustrasi pesaingan chipset

Chipset HP Makin Canggih! Persaingan Qualcomm, MediaTek, dan Samsung Memanas

Persaingan chipset HP makin panas! Qualcomm, MediaTek, dan Samsung berlomba menghadirkan prosesor dengan performa tinggi, AI canggih, gaming lancar, dan efisiensi daya.

img_title
VIVA.co.id
9 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut