Ada Kabar Baik soal iPhone 16

iPhone 16e.
Sumber :
  • Apple

Jakarta, VIVA – Pemerintah Indonesia, melalui Kementerian Perindustrian (Kemenperin) dan raksasa teknologi Amerika Serikat (AS), Apple, dikabarkan telah mencapai kesepakatan terkait pencabutan larangan penjualan iPhone 16 series di Tanah Air.

img_title Kemenperin: Hilirisasi Industri Agro Berpotensi Dorong Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen pada 2028

Menurut laporan Bloomberg, kesepakatan tersebut akan ditandatangani dalam waktu dekat. Dengan adanya perkembangan ini maka pencabutan larangan iPhone 16 series tampaknya hanya tinggal menunggu waktu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Masyarakat Indonesia yang menantikan peluncuran perangkat terbaru Apple kemungkinan akan segera dapat memperoleh produk tersebut secara resmi di dalam negeri.

img_title Viral! Demi iPhone 18, Warga Tanah Air Rela Antre Sejak Dini Hari hingga Suasana Pengambilan Kupon Memanas

Hingga saat ini, baik Apple maupun Kemenperin yang bertanggung jawab atas implementasi aturan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), belum memberikan pernyataan resmi terkait kesepakatan ini.

Sebagai informasi, pada Oktober 2024, Indonesia melarang penjualan iPhone 16 series setelah Apple gagal memenuhi persyaratan TKDN, yang mensyaratkan bahwa setidaknya 35 persen komponen dalam perangkat yang dijual di Indonesia harus berasal dari dalam negeri.

img_title Ketentuan TKDN 60 persen di 2027, Hyundai: Kami Dukung

Langkah ini merupakan bagian dari kebijakan pemerintah untuk meningkatkan industri manufaktur lokal dan mengurangi ketergantungan pada impor.

Sebagai bagian dari upaya untuk memenuhi ketentuan TKDN, Apple dikabarkan akan berinvestasi sebesar US$1 miliar dalam pembangunan fasilitas manufaktur yang akan memproduksi komponen untuk smartphone dan produk lainnya di Indonesia.

Selain investasi ini, Apple juga berkomitmen untuk melatih tenaga kerja lokal di bidang penelitian dan pengembangan (R&D) melalui program di luar skema Apple Academy yang telah ada sebelumnya.

Namun, meskipun investasi besar ini akan dilakukan, laporan menyebutkan bahwa Apple belum memiliki rencana untuk memproduksi iPhone di Indonesia dalam waktu dekat.

Kesepakatan ini dapat membawa berbagai manfaat bagi Indonesia, di antaranya:

- Meningkatkan investasi asing langsung (FDI) dan memperkuat industri komponen elektronik lokal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

- Memberikan pelatihan dan transfer teknologi kepada tenaga kerja Indonesia, yang berpotensi meningkatkan daya saing sektor teknologi dalam negeri.

- Mempermudah akses konsumen Indonesia terhadap produk Apple terbaru, termasuk iPhone 16 yang sebelumnya dilarang.

Ilustrasi install ios iphone

iOS 27.2 RC Resmi Hadir, Apple Fokus Tingkatkan Baterai dan Performa Hp

Apple merilis iOS 27.2 RC dengan fokus pada efisiensi baterai, performa hp iPhone, dan pengembangan Siri AI. Simak fitur, kebutuhan penyimpanan, serta saran.

img_title
VIVA.co.id
21 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut