Diam-diam LinkedIn Luncurkan Aturan Baru soal Email

Kantor Pusat LinkedIn.
Sumber :
  • bu.edu

VIVA – Jejaring sosial LinkedIn diam-diam membuat aturan baru untuk email pengguna. Mereka melarang user-nya untuk mengekspor alamat email ke platform tersebut.

img_title AI Mengubah Rutinitas Pekerja, dari Membuat Email hingga Menganalisis Data

Dilansir dari TechCrunch, Kamis, 22 November 2018, pengaturan ini untuk mencegah adanya spam yang terkoneksi dengan LinkedIn pengguna, sehingga bisa mengunduh email mereka dari spreadsheet atau aplikasi ponsel yang canggih.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, keberadaan aturan ini terkesan diam-diam dan tanpa peringatan ataupun pengumuman formal dari pihak LinkedIn. Beberapa pengguna melaporkan bahwa email tidak lagi menjadi bagian dari tools Archive LinkedIn.

img_title LinkedIn Talent Awards 2025, TelkomGroup Bersinar

"Ini adalah aturan baru yang memberikan anggota kami untuk mengendalikan email mereka di LinkedIn," demikian keterangan resmi LinkedIn.

Tak hanya itu. Pada fitur Settings akan ada pilihan siapa yang bisa mengunduh email pengguna. Di sana akan terlihat detail lebih lanjut dari pengaturan yang menjadi default ke preferensi mereka.

img_title Setelah Meta dan Cloudflare, Kini LinkedIn Ikut Pangkas Karyawan

Dengan begitu, pengguna LinkedIn bisa mengendalikan siapa yang bisa mengunduh email mereka lewat data export.

Pilihan baru ini akan bisa ditemukan pada Setting & Privacy, lalu klik Privacy. Setelah itu tekan 'Who Can See My Email Address?' Nanti, akan ada pilihan untuk memperbolehkan atau tidak pengguna lain mengunduh email.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Facebook juga pernah mengambil keputusan yang sama pada 2010. Hal ini karena adanya pertarungan portabilitas data dengan perusahaan mesin pencarian Google.

Jejaring sosial milik Mark Zuckerberg ini mendorong pengguna mengimpor kontak Gmail mereka, namun menolak untuk membiarkan pengguna mengekspor alamat email teman Facebook mereka.

Tampilan Laman LinkedIn.

Jangan Percaya Ada yang Ngaku-ngaku Perekrut BUMN atau Tech Titan di LinkedIn

Kelompok peretas atau hacker Mirage Kitten kembali menjalankan kampanye serangan terarah dengan memanfaatkan lowongan kerja palsu di LinkedIn. Begini cara kerjanya.

img_title
VIVA.co.id
7 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut