Siap-siap Sambut Harbolnas, JD.ID Ingatkan Konsumen Supaya Sabar

Melihat Toko Tanpa Kasir Pertama di Indonesia, JD.ID X.
Sumber :
  • VIVA/Muhamad Solihin

VIVA – Head of Corporate Communications and Public Affairs JD.ID, Teddy Arifianto mengatakan, saat berbelanja online, khususnya pada Hari Belanja Online Nasional atau Harbolnas, membutuhkan kesabaran, terutama dari sisi logistik.

img_title Menteri Maman: Implementasi Diskon 50 Persen Biaya E-Commerce Bagi UMK Tunggu Jadwal Integrasi

"Rantai distribusi itu harus dipahami dari ujung ke ujung. Karena saat itu semua orang akan membeli. Ada yang belinya besar seperti beli kulkas. Ada pula yang beli mie instan atau pasta gigi," kata Teddy di Jakarta, Senin, 3 Desember 2018.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia mengatakan bahwa untuk mengatur barang dalam jumlah besar sangatlah sulit. Apalagi, dengan pemesanan yang berada di seluruh Nusantara, tetapi harus mengirim ke seluruh di Tanah Air.

img_title Transaksi Harbolnas 2026 Ditargetkan Tembus Rp 40 Triliun, Airlangga: Demi Dukung Ekonomi 6 Persen

Teddy juga berharap pelanggan atau customer juga selalu membaca terms and conditions setiap barang yang dibeli. Salah satu hal yang paling membantu adalah dengan adanya warehouse. Jadi barang tak perlu lagi dikirim dari Jakarta.

"Ada juga loh yang pesan pasta gigi. Itu dari Medan. Tapi enak di Medan ada warehouse jadi kita enggak perlu kirim dari Jakarta," ungkapnya.

img_title Ekspansi ke Thailand, AHA Commerce Bawa Model Pengelolaan E-Commerce RI ke Pasar Asia Tenggara

Ia pun mengklaim selalu berusaha memberikan layanan yang terbaik. Pembelian secara online, dikatakan Teddy, sebagai praktik yang seharusnya bisa menawarkan keuntungan atau benefit bagi konsumen.

"Tapi, yang mana yang bisa kasih layanan baik. Tentu saja kita enggak 100 persen, tapi kita berusaha di online experience-nya," ujar Teddy.

Menurutnya, online shopping bukan melulu soal diskon, tetapi juga merupakan perjalanan. Mulai dari mencari barang hingga membayar dan menyelesaikan order.

Bukan itu saja, Teddy melihat sejumlah e-commerce saat ini sudah mulai gembar-gembor mengenai Harbolnas 12.12. Jadi pembeli pun sudah bisa menentukan barang yang akan dibelinya nanti.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Teddy menuturkan bahwa saat e-commerce sudah gencar iklan Harbolnas, hal itu juga saatnya pembeli untuk windows shopping.

Selain itu juga sebaiknya pembeli tidak hanya melihat dari angka diskonnya. Namun demikian, penerapan diskon besar kemungkinan besar jumlah barangnya juga kecil.

Ilustrasi startup.

Regulator hingga Investor Didorong Sinergis Benahi Tata Kelola Ekosistem Startup Nasional

Regulator dan investor dinilai perlu melakukan langkah verifikasi nyata terhadap perbaikan tata kelola di ekosistem startup, dan bukan cuma janji penyelesaian audit.

img_title
VIVA.co.id
10 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut