Gopay Tanggapi Banyaknya Pemain di Industri Dompet Digital

Head of Corporate Communication Gopay, Winny Triswandhani.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Novina Putri Bestari

VIVA – Salah satu anak usaha Gojek, Gopay, menyambut positif banyak masuknya pemain baru di industri dompet digital (e-wallet).

img_title Indonesia Dinilai Relevan Jadi Pusat Pengembangan Ekosistem Transportasi eVTOL di Asia

Dengan begitu akan semakin banyak juga edukasi kepada masyarakat agar berpindah ke nontunai atau cashless.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Karena memang di Indonesia sangat bergantung pada uang tunai. Kita jujur senang banget banyak yang mau masuk dan sama-sama mengedukasi masyarakat untuk berpindah ke cashless," kata Head of Corporate Communication Gopay, Winny Triswandhani, di Jakarta, Selasa, 16 Juli 2019.

img_title Pesatnya Perkembangan Industri Konstruksi Dorong Peningkatan Kompetensi SDM Tersertifikasi

Selain menyambut baik, ia mengaku jika industri bisa melakukan edukasi masyarakat yang belum tersentuh digital payment maupun memiliki rekening bank.

Khusus Gopay, Winny mengaku tetap fokus kepada UMKM, di mana sampai sekarang cukup sulit untuk mengedukasi mereka secara intensif.

img_title Permudah Transfer Bansos, Luhut Targetkan Sistem Perlinsos Berbasis AI Diluncurkan Tengah Oktober 2026

Menurut Winny, cashless selalu bertumbuh selama tiga tahun terakhir dan pertumbuhannya mengalahkan pengguna kartu kredit.

Namun, ia tak menutup mata bahwa masih ada pekerjaan besar bagi penggunaan cashless. Transaksi ini masih digunakan kurang dari 10 persen di Indonesia.

"Memang ukuran yang belum tersentuh sangat banyak. Dan, kita memang sangat terbuka untuk pemain lain supaya sama-sama mengedukasi," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Winny menambahkan tidak menutup kemungkinan berkolaborasi dengan pihak lain. Sebab, baru-baru ini Gopay baru saja mengumumkan kerja sama dengan LinkAja.

"Ini artinya kita bisa sama-sama mengakselerasi cashless payment lebih cepat," ungkap Winny.

Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan,

50 Juta Warga Miskin Bakal Dapat Bansos Digital

Sistem bansos digital rencananya akan diluncurkan secara nasional pada Oktober 2026. Saat ini, pemerintah masih melakukan penyempurnaan sistem agar tak ada masalah

img_title
VIVA.co.id
11 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut