Siswa dan Guru SMA Bisa Bernafas Lega

Ilustrasi sekolah online.
Sumber :
  • vstory

VIVA – Penerapan pembelajaran jarak jauh atau PJJ yang sudah berlangsung selama lebih dari satu tahun dinilai belum optimal. Bahkan, berujung pada learning loss atau penurunan kemampuan belajar siswa secara masif.

img_title Steam Next Fest Oktober 2026 Hadirkan Ribuan Demo Game Gratis, Gamer PC Bisa Berburu Game Baru

Dampak PJJ juga disebut tidak hanya dirasakan oleh siswa, tetapi para guru juga merasa kesulitan dalam meyesuaikan diri. Terlebih lagi dalam menyediakan materi pembelajaran yang efektif serta menyenangkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Situasi sekarang, guru-guru masih menyesuaikan diri untuk membuat konten. Ditambah kalau membuat konten butuh waktu lama lagi. Nah, kami bantu di situ," kata Kepala Eksekutif Pahamify, Syarif Rousan Fikri, Senin, 26 Juli 2021.

img_title Kajian DEN Ungkap Siswa Penerima MBG Lebih Jarang Absen Dibandingkan Nonpenerima

Ia kemudian memberikan akses gratis kepada siswa dan guru sekolah menengah atas (SMA) se-Indonesia pada jam sekolah, yakni pukul 07.00 hingga 13.00 WIB, sejak Senin, 19 Juli kemarin.

"Fitur-fitur yang akan dibuka secara gratis di antaranya adalah video belajar, rangkuman, flashcard, infografis, materi SMA IPA dan IPS, hingga bank soal yang akan dirilis mulai pada hari ini," tuturnya.

img_title Toko Mewah Dijarah, Bangunan Dibakar, Mengapa Demo di Prancis Memanas?

Menurut Fikri, akses gratis ini nantinya akan dibuka selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berlangsung dan masih akan menyesuaikan dengan perkembangan kebijakan dari pemerintah perihal pelaksanaan PJJ.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selama penerapan PJJ sejak Maret 2020, startup pembelajaran online itu telah menjalankan berbagai program untuk tetap memfasilitasi pelajar Indonesia dalam proses belajar.

Program pemberian akses gratis sebagai wujud persiapan menghadapi UTBK (Ujian Tulis Berbasis Komputer) adalah salah satunya serta menjalankan berbagai kegiatan kolaborasi, terutama dalam menghadapi Tahun Ajaran 2021/2022 yang baru saja dimulai.

Menkomdigi, Meutya Hafid

Menkomdigi Bantah Batasi Konten Karhutla

Menkomdigi Meutya Hafid menyebutkan tidak ada permintaan penurunan konten kepada platform medsos mana pun yang beroperasi di Indonesia terkait informasi karhutla

img_title
VIVA.co.id
21 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut