Aplikasi Transfer Antarbank Bebas Admin Masuk Daftar LinkedIn

LinkedIn.
Sumber :
  • Pixabay

VIVA – Setiap tahunnya LinkedIn mengeluarkan daftar-daftar perusahaan pilihan mereka dari seluruh dunia. Salah satu daftar yang paling ternama adalah LinkedIn Top Companies, di mana perusahaan yang masuk di dalamnya adalah perusahaan yang dinilai baik untuk mengembangkan ekosistemnya.

img_title LinkedIn Talent Awards 2025, TelkomGroup Bersinar

Namun kali ini daftar perusahaan yang dipilih LinkedIn merupakan perusahaan rintisan atau startup. Pada tahun ini juga LinkedIn untuk pertama kalinya membuat daftar LinkedIn Top Startup untuk perusahaan Indonesia. Dalam daftar tersebut terdapat 15 startup Indonesia yang saat ini sedang berkembang pesat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Daftar ini dikeluarkan berdasarkan 4 aspek yang terdiri dari pertumbuhan jumlah anggota tim, interaksi pengguna LinkedIn dengan perusahaan dan anggota timnya, ketertarikan para pencari kerja dengan perusahaan, dan bagaimana startup tersebut berhasil menarik calon anggota tim dari perusahan-perusahaan besar.

img_title Setelah Meta dan Cloudflare, Kini LinkedIn Ikut Pangkas Karyawan

Satu dari lima belas startup dalam daftar itu adalah Flip, startup fintech yang dikenal sebagai jembatan transfer antarbank bebas biaya admin. “Kami sangat bersyukur dan berkah bagi semua anggota tim serta kepercayaan pengguna. Kami membangun sebuah platform transfer uang yang adil bagi masyarakat," kata Kepala Eksekutif Flip, Rafi Putra Arriyan, Rabu, 29 September 2021.

Flip, yang telah berdiri sejak 2015, berkembang begitu pesat belakangan ini. Hingga sekarang jumlah pengguna mereka mencapai lebih dari 6 juta pengguna dan sudah memproses triliunan Rupiah transaksi setiap bulannya.

img_title Ubah Mindset Jadi Inovasi Nyata, Flip Catat Sudah Layani Transaksi Keuangan 16 Juta Pengguna di Indonesia

Flip.

Photo :
  • Flip

Sebelum meraih penghargaan dari LinkedIn, Flip sudah melalui banyak rintangan. Salah satunya sempat ditutup Bank Indonesia karena belum mendapatkan izin resmi untuk beroperasi. Sejak saat itu, Flip akhirnya mendapatkan lisensi langsung dari Bank Indonesia dan dapat beroperasi kembali hingga sekarang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pandemi COVID-19 tidak membuat Flip terguncang, tapi justru semakin bertumbuh, baik dari sisi bisnis maupun anggota tim. Flip kini telah memiliki 187 anggota tim dan berhasil meningkatkan jumlah anggota tim hingga 140 persen. Tidak berhenti di situ saja.

Dalam meningkatkan kinerjanya, Flip terus mencari talenta-talenta digital baru yang berpotensi. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya jumlah lowongan yang terus bertambah. Selain terus meningkatkan jumlah anggota, Flip juga menjaga kesejahteraan anggota timnya di masa pandemi COVID-19.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut