Unjuk Gigi dengan Menggaet Coca-Cola

Coca-Cola.
Sumber :
  • VIVAnews/ Muhamad Solihin

VIVA – Siapa yang tidak mengenal Coca-Cola? Salah satu merek soda yang paling terkenal di dunia ini diciptakan oleh seorang Apoteker bernama John Stith Pemberton yang tinggal di Atlanta, Amerika Serikat (AS) pada 1886.

img_title Menteri Maman: Implementasi Diskon 50 Persen Biaya E-Commerce Bagi UMK Tunggu Jadwal Integrasi

Asal tahu saja, awal Coca-Cola dibuat bukanlah untuk diminum melainkan sebagai obat penghilang rasa sakit berdasarkan hasil eksperimen Pemberton antara daun tanaman Coca yang dicampur gula.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak puas dengan hasil kombinasi itu, Pemberton akhirnya berekspsrimen mencampur bahan tersebut dengan air berkarbonasi. Dalam hal ini, ia bekerjasama dengan Willis E Venable, seorang pemilik toko obat. Aslinya sirup ini sebenarnya diperkenalkan sebagai obat yang disebut 'tonik otak'.

img_title Ekspansi ke Thailand, AHA Commerce Bawa Model Pengelolaan E-Commerce RI ke Pasar Asia Tenggara

Seiring dengan perkembangan tonik otak tersebut, seorang pemasar iklan terkemuka kala itu bernama Frank Mason Robinson muncul menawarkan pemasaran produk yang lebih besar. Dari situlah kemudian muncul perusahaan bernama Coca-Cola, yang merupakan gabungan nama dua bahan dasarnya.

Coca-Cola

Photo :
  • VIVAnews/ Muhamad Solihin

img_title Penerapan Pajak E-Commerce Berpeluang Kembali Ditunda, Purbaya Ungkap Alasannya

Nama Coca-Cola melanglang buana ke seluruh dunia hingga saat ini. Melihat kuatnya merek atau brand Coca-Cola, khususnya di kalangan generasi muda, Celcius, merek fesyen lokal, menghadirkan koleksi hasil kolaborasi dengan Coca-Cola.

Koleksi Celcius dengan Coca-Cola yang dirilis pada pertengahan tahun ini mengangkat tema 'simple and fresh' dengan warna ikonik Celcius dan Coca-Cola seperti merah, hitam, dan putih.

Koleksi terbaru yang memadukan logo Celcius dan Coca-Cola di produk-produk fesyennya sudah tersedia di e-commerce, website, serta outlet Celcius di seluruh Indonesia.

"Coca-Cola adalah brand yang kuat dan ikonik. Kami begitu antusias dengan kolaborasi ini karena menjadi langkah nyata Celcius untuk menunjukkan positioning sebagai salah satu local fashion brand yang membawa tren fesyen internasional ke masyarakat Indonesia," klaim Senior Manager Operations Celcius, Endo, dalam keterangan resminya, Selasa, 26 Juli 2022.

Sejalan dengan tagline Celcius ‘Never Still’, koleksi kolaborasi terbaru ini semakin memantapkan langkahnya dalam industri fesyen Indonesia.

Produk yang dirilis pun menonjolkan keotentikan serta logo ikonik Coca-Cola yang melambangkan kebangkitan semangat dalam pikiran setiap orang.

Disajikan dalam siluet simpel modern, kolaborasi unik ini tersedia dalam bentuk t-shirt, hoodie, jaket, dan aksesoris seperti topi dan tas dengan warna khas dan bahan yang nyaman untuk dipakai sehari-hari.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Melalui kolaborasi ini kami sebisa mungkin menonjolkan keunikan dari brand kami, Celcius, dan juga Coca-Cola. Kami percaya bahwa sama seperti individu, brand juga memiliki keunikan dan keotentikannya sendiri," jelas Endo.

Menteri Perdagangan, Budi Santoso

E-Commerce Harus Utamakan Produk Lokal, Mendag Dorong Transparansi dari Platform hingga Konsumen

Mendag Budi mengatakan, aturan perdagangan elektronik (e-commerce) harus mengutamakan produk lokal di etalase marketplace, hingga transparansi antara pedagang & konsumen.

img_title
VIVA.co.id
21 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut