Gojek: Mobilitas Masyarakat Berangsur Membaik

Logo Gojek.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Misrohatun Hasanah

VIVA Tekno – Data Lembaga Demografi FEB UI menunjukkan pandemi Covid-19 membuat mobilitas masyarakat terganggu, sehingga kehadiran platform Gojek dinilai sangat membantu.

img_title Anggota DPR Dorong UMKM di Semarang Tembus Pasar Global Lewat Cara Ini

"Dampak pandemi terhadap daerah itu buat mobilitas sangat terganggu. Berangkat dari mobilitas yang terganggu ini sangat terbantu dengan ekosistem Gojek. Khususnya terhadap perekonomian nasional sebesar Rp249 triliun atau setara dengan 1,6 persen PDB Indonesia di tahun 2020" ujar Paksi C.K. Walandouw, Wakil Kepala LD FEB UI, di Zoom, Kamis, 4 Agustus 2022.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih lanjut, ia juga menuturkan karena hal ini pulalah, makanya pendapatan para mitra driver Gojek baik Gocar dan Goride turut meningkat.

img_title UMKM Binaan Pertamina Terjun ke Pameran SIAL Food & Drinks Indonesia 2026, Bidik Akses Pasar Global

"Ternyata dibanding 2020, pada 2021 pendapatan mitra Gocar naik 18 persen dan Goride 24 persen dari awal pandemi" ujarnya.

Meskipun begitu, Gojek sendiri mengatakan, untuk saat ini aktivitas dan mobilitas masyarakat pada hari ini mulai berangsur normal khususnya apabila dibandingkan dengan tahun 2021.

img_title Kisah Mitra Binaan Pertamina yang Membuka Jalan Rezeki bagi Banyak Orang: UMKM Tumbuh, Masyarakat Ikut Berdaya

"Aktivitas berangsur normal dan masyarakat membutuhkan layanan yang on time, tren mobilitas 2022 telah bertambah 48 persen ke gedung perkantoran, 61 persen ke pusat perbelanjaan, dan 77 persen ke transportasi publik jika dibandingkan dengan 2021." Ujar Rubi W. Purnomo, SVP Corporate Affairs, Operations Transport & Logistics Gojek.

Penggunaan Gosend oleh UMKM juga diklaim telah mengalami peningkatan sebanyak 2x lipat dibandingkan sebelum pandemi.

"Penggunaan Gosend oleh UMKM naik sebesar 2x lipat dibanding sebelum pandemi, dan permintaan layanan Gosend instan juga naik hingga 40 persen" ujar Rubi.

Adapun, Gojek juga menekankan, pihaknya akan terus berinovasi dalam rangka memudahkan masyarakat baik dari segi konsumen, maupun mitra driver.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pertama inovasi dan layanan yang memudahkan masyarakat, gimana caranya kami Gojek bisa bantu konsumen agar tetap produktif, kedua, mendukung mitra merchant dan driver" ujar Audrey P. Petriny, Deputy Chief of Coorporate Affairs Gojek.

Sebagai informasi, saat ini Gojek merupakan platform on demand di Asia Tenggara dengan pelanggan yang lebih dari 221 juta dengan total pengunduhan di 3 negara sekaligus juga memiliki lebih dari 2,6 juta mitra driver.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo

Pramono Bilang Masyarakat Miskin di Jakarta Turun hingga 6.500 Orang

Pramono mengatakan jumlah penduduk miskin di ibu kota mengalami penurunan cukup signifikan, yakni 6.500 orang, sehingga indikator kesejahteraan di Jakarta meningkat.

img_title
VIVA.co.id
6 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut