Pengembang Web3 Diminta Jangan Malas

Web3.
Sumber :
  • CoinDesk

Jakarta, VIVA – Berdasarkan laporan dari Emergen Research, pasar Web3 Asia Tenggara diproyeksikan bernilai US$6,4 miliar (Rp98,8 triliun) pada 2030 dengan tingkat pertumbuhan sebesar 50,2 persen. Lalu, Chainalysis menyebut Indonesia menempati posisi ke-7 di indeks kripto dunia.

img_title TOKEN2049 Singapore 2026, Industri Kripto Global Dinilai Terus Berkembang

Mengacu dari data di atas maka pasar Web3 diyakini tumbuh pesat di Tanah Air karena tersedianya infrastruktur yang dapat menjembatani investor kripto dalam negeri untuk berinvestasi, trading, dan juga berselancar ke dunia Web3, yang semuanya dapat dilakukan melalui satu aplikasi Pintu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami juga yakin pengembang (developer) di Indonesia tidak hanya tumbuh dari segi jumlah, namun mampu menghadirkan inovasi berskala global,” kata Head of Community Pintu, Jonathan Hartono, Senin, 26 Agustus 2024.

img_title OJK Siapkan Aturan Stablecoin pada 2027, Begini Dampaknya bagi Pengguna Aset Kripto

Aplikasi kripto all-in-one ini ikut meramaikan Coinfest Week yang bertemakan “Unleashing Southeast Asia Web3 Potential”.

Qin En Looi, Partner dari Saison Capital mengungkapkan, industri Web3 di Asia punya potensi yang lebih besar, khususnya yang bergerak di institusi keuangan karena didukung lingkungan yang lebih baik.

img_title Transaksi Kripto Tembus Rp171 Triliun, Industri Kripto Genjot Literasi

"Saya pikir caranya sangat sederhana seperti mendorong interaksi pengguna untuk bisa memiliki dompet kripto dengan banyak opsi seperti login melalui media sosial atau email. Selain itu bagaimana juga user interface (UI) dan user experience (UX) yang membuatnya lebih mudah diakses. Menurut saya, developer Web3 jangan malas dan harus terus berinovasi," tegasnya.

Co-founder and CEO Copra Labs Brian Limiardi melihat negara Asia Tenggara lain seperti Thailand atau Vietnam, di mana meski punya komunitas developer dan ukuran pasar yang lebih kecil, namun para founders mampu mengatasi tantangan dengan lebih baik dan terus berkembang.

"Pasar Web3 di Indonesia mungkin punya persaingan yang lebih ketat karena punya ruang Web2 yang sangat besar dan lebih dinamis. Untuk mendorong pasar Web3 tumbuh, katalis utamanya adalah kembalinya sektor Decentralized Finance (DeFi)," ungkap dia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, tantangannya bukan lagi soal kesadaran, tapi lebih kepada hambatan edukasi yang membutuhkan waktu.

"Di Indonesia, saya melihat berada pada tahap paparan pertama kali terhadap kripto. Jadi, banyak energi, uang, dan perhatian yang bergerak ke arah ini," tutur Brian.

Bitcoin.

Mulai 2027, Transaksi Kripto di Luar Negeri Bisa Terlacak Otoritas Pajak RI

Mulai 2027, Indonesia bertukar informasi pajak kripto lintas negara melalui kerangka OECD. Simak cara kerja sistem dan jumlah pengguna aset digital di RI.

img_title
VIVA.co.id
15 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut