Facebook Ajak Kamu Hidup di Alam Semesta Virtual
- NPR
Tetapi ada momentum yang mendorongnya, terutama pandemi COVID-19 yang telah mempercepat perkembangan metaverse. Upaya digitalisasi global mendapat dorongan besar setelah krisis kesehatan global itu membuat jutaan orang harus bekerja dari rumah.
Saat ini, beberapa platform komunikasi digital seperti Slack atau Microsoft Teams telah membiasakan penggunanya dengan konsep inti dari metaverse.
Bahkan, DW sudah meluncurkan ruang obrolan internal resmi yang disebut sebagai 'ruang istirahat' dan 'lorong' sebagai lokasi untuk pegawainya mengobrol santai saat WFH.
Metaverse saat ini memang masih pada tahap pengembangan awal, tapi Bloomberg Intelligence dalam laporannya pada Juli lalu memperkirakan, metaverse bisa berkembang menjadi pasar senilai US$800 miliar (Rp11.200 triliun) pada awal 2024.