Facebook Ajak Kamu Hidup di Alam Semesta Virtual

Kepala Eksekutif Facebook Mark Zuckerberg.
Sumber :
  • NPR

Di sana pengguna dapat bekerja dan berkolaborasi, menghadiri acara, bahkan menukar uang dunia nyata dengan barang dan layanan virtual. Para visioner metaverse memprediksi bahwa di masa depan akan ada alam semesta virtual di mana seseorang dapat bergerak bebas di antara berbagai jenis dunia digital.

img_title Mulai 2027, Transaksi Kripto di Luar Negeri Bisa Terlacak Otoritas Pajak RI

Pengguna bahkan dapat mempertahankan identitas virtual yang sama dalam bentuk avatar digital untuk mengarungi dunia digital. Selain itu, modal yang mereka miliki di satu dunia juga akan memiliki nilai yang sama di dunia yang lain. Mereka akan menggunakan mata uang digital yang diterima secara universal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bagi para penggemar mata uang kripto (cryptocurrency), masalah pembayaran di metaverse jadi salah satu sudut pandang menarik untuk dibahas. Fenomena cryptocurrency tahun ini semakin marak di dunia.

img_title TOKEN2049 Singapore 2026, Industri Kripto Global Dinilai Terus Berkembang

Hal ini sebagian disebabkan oleh meningkatnya kesadaran publik tentang non-fungible tokens (NFT) – sebuah teknologi yang dapat memainkan peran kunci dalam metaverse.

NFT bisa diartikan sebagai jenis aset digital yang berfungsi kurang lebih sebagai item kolektor virtual. Salah satu contoh NFT yang berhasil menarik perhatian pada awal tahun ini adalah sebuah file JPG dari kolase foto yang berhasil terjual seharga US$69 juta (Rp976 miliar).

img_title Era Digital Kini Alami Perubahan, dari Adopsi AI hingga Perlindungan Data

Awal Oktober kemarin, perancang busana Dolce & Gabbana juga menjual koleksi pakaiannya dalam bentuk NFT, dengan beberapa item dimaksudkan untuk dikenakan oleh avatar digital.

Pada beberapa dunia virtual yang ada saat ini, para pengguna telah melakukan transaksi senilai ratusan ribu dolar dalam bentuk mata uang kripto untuk membeli NFT real estat dan properti digital.

Seperti diler seni ternama, Sotheby, baru-baru ini dilaporkan membeli real estat digital sendiri, yang akan digunakan untuk membangun replika galeri seninya yang ada di London, Inggris. Nantinya, real estat digital itu akan digunakan untuk mengadakan pertunjukan seni virtual.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Transaksi dan kepemilikan sebagian besar NFT dicatat di Blockchain Ethereum, jaringan Blockchain yang menampung Ether – cryptocurrency terbesar kedua setelah Bitcoin.

Metaverse mungkin baru akan berfungsi secara penuh dalam beberapa dekade mendatang. Selain teknologi utamanya yang masih belum terlalu mainstream, banyak pula pertanyaan yang menyelimutinya, seperti masalah legalitas hukum.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut