3 Tanda Kiamat Menurut Sains
- Institut Astronomi Universitas Hawaii
"Kami berada di ambang jurang. Tetapi para pemimpin kita tidak bertindak dengan kecepatan atau skala yang memadai untuk mengamankan planet yang damai dan layak huni. Ilmunya jelas, tetapi kemauan politiknya kurang. Ini harus berubah pada tahun 2023 jika kita ingin mencegah bencana. Kita sedang menghadapi banyak krisis eksistensial. Pemimpin membutuhkan pola pikir krisis," jelasnya.
Sementara Buletin menggunakan jam untuk memperingatkan dunia akan bahaya, grup tersebut mengatakan secara konkret bahwa mereka tidak memprediksi masa depan. Sebaliknya, jam adalah semacam analisis peristiwa internasional, tren, dan upaya publik dan resmi untuk mengurangi kerusakan pada kemanusiaan.Â
"Buletin itu seperti seorang dokter yang membuat diagnosis. Kami melihat data, seperti dokter melihat tes laboratorium dan sinar-X, dan juga mempertimbangkan faktor yang lebih sulit dihitung, seperti yang dilakukan dokter saat berbicara dengan pasien dan anggota keluarga," kata kelompok itu.
Â