Ilmuwan Ungkap Asal Usul Manusia Masturbasi

Ilustrasi masturbasi.
Sumber :
  • IStock.com

VIVA Tekno – Hal ini memang sering dianggap sebagai hal yang tabu, meskipun menjadi sesuatu yang dilakukan banyak orang. Tetapi para ilmuwan mengesampingkan rasa malu untuk mempelajari tentang masturbasi dalam sebuah studi baru yang menyelidiki asal usul praktik tersebut.

img_title Hasil Mengejutkan Penelitian Unpad soal Peralihan Kebiasaan Merokok ke Produk Tembakau Alternatif

Sementara penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa masturbasi hanyalah produk sampingan dari gairah seksual, tim dari UCL mengklaim bahwa perilaku tersebut sebenarnya melayani tujuan evolusioner, setidaknya pada pria.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melansir Daily Mail, temuan mereka menunjukkan bahwa masturbasi berevolusi pada primata jantan untuk meningkatkan keberhasilan kawin dan membantu menghindari Infeksi Menular Seksual atau IMS.

img_title Dunia Kerja Makin Menantang, Kesehatan Mental Karyawan Jadi Isu Penting

Ilustrasi

Photo :
  • 602647

Namun, para ilmuwan mengakui bahwa ketika berbicara tentang wanita, mereka masih belum bisa mengerti asal usul masturbasi.

img_title Video Penampakan Diduga Bahtera Nabi Nuh yang Ditemukan di Turki

Masturbasi tidak hanya dipraktikkan oleh manusia, yang mana masturbasi adalah hal umum di dunia hewan, terutama pada primata. Namun, hingga saat ini, bagaimana dan kapan hal itu menjadi lazim masih belum jelas.

Dalam studi baru, tim mengumpulkan kumpulan data masturbasi primata terbesar yang pernah ada, termasuk informasi dari hampir 400 sumber.

Analisis mereka terhadap data mengungkapkan bahwa masturbasi sudah ada sejak jutaan tahun yang lalu dan kemungkinan bahkan dilakukan oleh nenek moyang monyet dan manusia.

Untuk memahami mengapa evolusi mempromosikan masturbasi, tim menguji beberapa teori. 'Hipotesis seleksi postcopulatory' menunjukkan bahwa stimulasi diri meningkatkan pembuahan, melalui berbagai cara. 

Pertama, masturbasi (tanpa ejakulasi) sebelum berhubungan seks adalah untuk meningkatkan gairah, sebuah taktik yang mungkin sangat berguna untuk pria berpangkat rendah yang cenderung terganggu saat berhubungan seks, dengan membantu mereka ejakulasi lebih cepat, menurut para peneliti.

Kedua, masturbasi (dengan ejakulasi) memungkinkan pejantan mengeluarkan air mani yang lebih rendah, meninggalkan sperma segar berkualitas tinggi yang tersedia untuk kawin.

Hipotesis berikutnya, yang disebut 'hipotesis penghindaran patogen', mengusulkan bahwa masturbasi mengurangi risiko IMS setelah berhubungan seks dengan membersihkan uretra.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tim menemukan bukti yang mendukung kedua hipotesis ini.

Dr Matilda Brindle, penulis utama studi ini, mengatakan: "Temuan kami membantu menjelaskan perilaku seksual yang sangat umum, tetapi sedikit dipahami, dan mewakili kemajuan yang signifikan dalam pemahaman kita tentang fungsi masturbasi."

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut