Wawancara dengan Bos Mozilla Mitchell Baker
- VIVAnews/Tri Saputro
Ada sekitar 400 juta orang menggunakan Firefox setiap hari. Kami merasa bahwa interaksi antara Firefox dengan produk lain (yang digunakan oleh berbagai situs web), menjadi sangat komplek. Tentunya masalah bukan berada di program kami.
Namun, pengujian adalah salah satu hal yang sulit. Banyak dari komplain yang kami terima biasanya komplain terhadap kemampuan browser menyajikan teknologi Flash. Mungkin mengganggu orang-orang yang biasa berkunjung ke situs YouTube, atau Facebook game yang menggunakan Flash.
Kami kini mengembangkannya dengan sistem pengujian. Pertama kali kita merilis browser, kita membuat pengujian tertarget terlebih dahulu di mana beberapa pengguna akan melihat apakah potongan program lain (di sebuah website) akan yang menyebabkan browser menjadi bermasalah atau tidak.
Oleh karenanya saat pengujian, kita akan melibatkan, misalnya, X pengguna game Farmville untuk mengetes apakah ada fitur-fitur bermasalah, atau bahkan kami bekerja sama dengan pembuat Farmville agar fiturnya bisa berjalan lancar di browser kami, dan semacamnya. Ini akan melibatkan banyak orang. Bahkan mungkin ratusan ribu orang.Â
Namun ada juga orang-orang yang mengeluh, ternyata mereka memiliki environment komputer yang kompleks dan sulit, atau menggunakan plugin-plugin, program ekstensi.
Tapi, pada Firefox versi 4, yang akan segera muncul beberapa bulan ke depan, saya yakin keluhan-keluhan itu akan dapat dikurangi dan diperbaiki secara dramatis. Dengan versi terbaru itu, nantinya berselancar di internet akan lebih kencang, interaksi antara program juga akan lebih baik, untuk menjawab berbagai komplain tadi.
Kemudian mengenai inovasi. Ada dua hal. Pertama, tak banyak orang yang bisa berinovasi secepat apa yang mereka inginkan. Kedua, adalah masalah eksperimen untuk menaruh sesuatu di Firefox. Anda harus sangat berhati-hati dengan Firefox, yang kini telah memiliki banyak pengguna.
Banyak di antara kami yang tertarik menerapkan hal-hal yang baru. Namun, bayangkan orang-orang yang sudah cukup nyaman dengan browser yang ada. Sesuatu yang baru justru bisa menjadi hal yang menakutkan bagi mereka.
Misalnya, menghilangkan menu-menu. Sepertinya itu justru akan membuat pengguna tidak merasa nyaman. Tentu saja, kita memang musti lebih berhati-hati dengan Chrome, yang mana sejumlah kecil orang kini mulai menggunakannya.