Dosen Riau Raih Doktor di Malaysia

Dosen Riau Raih Doktor di Malaysia
Sumber :
  • antara

VIVA – Salah seorang dosen STIE Riau Pekanbaru, Dedi Iskamto, berhasil meraih gelar doktor di Universitas Zainal Abidin, Terengganu, Malaysia, setelah berhasil mempertahankan disertasi berjudul “Analisis Faktor-Faktor Yang Menentukan Kepuasan Pengusaha Usaha Mikro dan Kecil di Indonesia" pada sidang akhir via daring.

img_title Gara-Gara Iseng Ngaku Keturunan Malaysia, Pemain Liga Belanda Ini Sampai Dikirimi Surat Resmi FAM

"Salah satu persoalan yang dihadapi oleh pengusaha UMKM dan jarang di teliti di Indonesia adalah yang berkaitan dengan kepuasan wirausaha," ujar Dedi ketika dihubungi dari Kuala Lumpur, Senin (24/1).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut penelitiannya, wirausaha yang puas terhadap kinerja usahanya cenderung untuk bertahan sedangkan yang tidak puas dengan hasil usaha akan meninggalkan usahanya dan kembali menjadi pegawai.

img_title DPR Malaysia Geram dengan Kabut Asap Karhutla Indonesia, Bakal Ajukan Tuntutan Hukum

Ketua Asosiasi Dosen dan Peneliti Ilmu Ekonomi dan Bisnis Indonesia ini juga meneliti kinerja UMKM dilihat dari dukungan pemerintah, kompetensi dan lingkungan sekitar.

"Penelitian kami menemukan bahwa dukungan pemerintah tidak berpengaruh terhadap kinerja UMKM, artinya selama ini UMKM masih berjalan sendiri tanpa dukungan dari pemerintah, selain itu faktor gender dan pendidikan menjadi faktor moderator baik bagi kinerja dan kepuasan pengusaha UMKM," katanya.

img_title Polda Riau sebut Jumlah Tersangka Karhutla Bertambah: Sudah 65 Orang

Pada sidang akhir yang berlangsung pekan ini hadir para penguji Prof. Dr. Zainudin Awang (ketua), Dr. Norhilmi Bin Muhammad, Prof. Dr. Wan Fauziah Binti Wan Yusoff, perwakilan Fakultas Bisnis dan Manajemen, Dr. Norizan binti Ramli dan didampingi pembimbingnya Prof Madya Dr. Puspa liza Ghazali dan Dr. Asyraf Aftanorhan.

Dedi berhasil menyelesaikan pendidikan doktornya dalam masa tiga tahun atau enam semester.

Selain itu selama masa pedidikan, dia berhasil menerbitkan tujuh karya ilmiah yang terindeks Scopus dan puluhan karya ilmiah yang dimuat di jurnal nasional dan internasional.

Dia juga telah menghadiri tidak kurang sembilan konferensi internasional di antaranya di Malaysia, Arab Saudi, Amerika serikat, Singapura dan Indonesia, bahkan pada konferensi di Amerika Serikat dia berhasil meraih predikat The Best Track Paper.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Belajar dan berkarya adalah sebuah kenikmatan dimana pada masa itu saya ingin mencurahkan semua potensi saya untuk mencapai yang terbaik," ujarnya.

Pria yang saat kuliah juga aktif di PPI Unisza berharap agar semakin banyak doktor yang dilahirkan baik di Indonesia maupun di seluruh dunia untuk mendukung pendidikan tinggi Indonesia agar bisa semakin maju.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut