Tips Berteman Anak dan Orang Tua di Media Sosial
- Siberkreasi
iklan digital.
- Winstarlink
“Program literasi digital nasional ini akan terus dilaksanakan untuk dapat menjangkau seluruh masyarakat Indonesia hingga ke berbagai pelosok negeri tanpa terkecuali. Hal ini perlu dilakukan karena kita tidak boleh meninggalkan seorang pun untuk merasakan manfaat dari agenda transformasi digital nasional. Mari bersama-sama berpartisipasi aktif dalam berbagai kegiatan literasi digital menuju Indonesia terkoneksi, makin digital, makin maju,” ucap Menkominfo Jhonny G. Plate.
Dalam webinar Sektor Pendidikan Wilayah Sumatera di Kota Bukittinggi ini, tampil sebagai narasumber pertama yakni Luqman Hakim Bruno, yang merupakan seorang Content Creator yang membawakan materi Budaya Digital. Ia menyebut adanya perubahan gaya hidup menjadi serba digital, membuat masyarakat semakin nyaman dan percaya dalam melakukan aktivitas keuangan digital, dan ini membuka potensi buruk seperti penipuan dan pencurian akun, sehingga diperlukan pemahaman masyarakat terkait keamanan dalam bermedia digital.
Karenanya diperlukan kompetensi digital yang di antaranya memahami keamanan digital bagi anak. “Mengapa harus orang tua dan anak? Karena orang tua dan anak adalah kelompok yang rawan dalam bermedia digital. Orang tua merupakan migran digital dan anak anak yang secara mental dan pengalaman masih minim,” ujar Luqman.
Tampil sebagai narasumber kedua, Wali Kota Bukittinggi, H. Erman Safar yang membawakan materi Etika Digital. Erman Safar memaparkan dalam berinteraksi dan berkomunikasi di dunia digital ada orang- orang dan juga ada sistem nilai yang membatasi cara bermedia digital. Yakni etika dan etiket, di mana etika adalah nilai yang ada sebuah sistem yang muncul oleh alam bawah sadar yaitu nilai moral atau adab, sedangkan etiket adalah cara kita berinteraksi dengan sekelompok orang.
“Tindakan etis terkait konten negatif yaitu analisa terlebih dahulu konten negatifnya, verifikasi konten pornografi, jangan menshare atau mendistribusikan konten negatif, produksilah konten yang bermanfaat/positif,” jelasnya.
Sedangkan pemateri terakhir dalam webinar ini yakni Chaaarania yang merupakan seorang content creator dan Key Opinion Leader, tampil membawakan materi Kecakapan Digital. Ia menilai jika cakap digital adalah pandai melakukan atau pandai memanfaatkan media sosial digital, menggunakan mesin pencarian informasi, serta aplikasi dompet digital, loka pasar, dan transaksi digital.