2 Cara MTsN 1 Kota Malang Cegah Kasus Bullying di Sekolah

Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Kota Malang
Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Kota Malang
Sumber :
  • mtsn1kotamalang

VIVA – Kasus bullying atau perundungan dan kekerasan sempat terjadi di lembaga pendidikan dalam beberapa bulan terakhir. Kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Kota Malang Samsudin bersyukur hal itu tidak terjadi di lembaga yang dia pimpin.

Sebagai madrasah favorit yang sarat prestasi, Samsudin menyadari bahwa peristiwa perundungan bisa terjadi di mana saja. Karenanya, upaya preventif tetap harus terus dilakukan agar setiap persoalan yang dihadapi anak didiknya bisa segera ditangani.

Samsudin berbagi cerita tentang cara MTsN 1 Kota Malang mencegah terjadinya bullying dan tindak kekerasan. Menurutnya, ada dua hal yang dilakukan, yaitu: penegakan tata tertib siswa atau tatibsi dan klinik karakter.

“Ketika awal masuk, kita sudah menyiapkan sejumlah materi bagi peserta didik baru tentang hal baik yang harus dilakukan dan hal tidak baik yang harus dihindari. Kita ada tata tertib dan para siswa harus memahami aturan yang ada,” terang Samsudin.

Dijelaskan Syamsudin, di MTsN 1 Kota Malang, ada tim Tatibsi yang terus memantau kegiatan siswa. Jika ada yang melanggar, tim itu akan memanggil pelakunya. Jika persoalan cukup diselesaikan dengan siswa, maka tidak dilakukan langkah memanggil orang tua.

Jika membutuhkan treatment khusus, lanjut Samsudin, penanganan selanjutnya diberikan kepada klinik karakter. Sesuai namanya, klinik ini bertugas melakukan penguatan karakter siswa. Pendekatan yang dilakukan adalah hikmah. Artinya, setiap persoalan didekati dengan keteladanan dan menyentuh aspek kesadaran siswa, tanpa harus melakukan tindakan yang mempermalukan.

“Langkah penanganan dilakukan dengan smart, tidak memberi hukuman berlebih tapi efektif,” tuturnya saat menerima kunjungan rombongan Dirjen Pendidikan Islam Kemenag RI di kantornya, Kamis 29 September 2022.