Kebudayaan Banyumas Ciptakan Kerukunan dalam Beragama

Kebudayaan Banyumas Ciptakan Kerukunan dalam Beragama
Kebudayaan Banyumas Ciptakan Kerukunan dalam Beragama
Sumber :
  • Istimewa

VIVA Edukasi – Masyarakat Indonesia memiliki bermacam-macam agama yang dianut sebagai pedoman hidup dalam kehidupan sehari-hari. Indonesia sebagai negara yang terdiri dari berbagai suku, ras, agama, dan budaya sudah sepatutnya saling menjaga agar mau menerima setiap perubahan dan perbedaan.

Seperti halnya kultur masyarakat di daerah Kabupaten Banyumas yang memiliki keragaman agama berbalut budaya, karena memang pada dasarnya budaya Indonesia terbentuk dari kumpulan budaya lokal seperti contoh yang berasal dari Banyumas yakni komunitas Islam Aboge yang menjadi kekayaan keberagaman agama dan budaya.

Kebudayaan Banyumas Ciptakan Kerukunan dalam Beragama

Kebudayaan Banyumas Ciptakan Kerukunan dalam Beragama

Photo :
  • Istimewa

Dalam perbincangan dengan para sesepuh Aboge, Minggu (4/12/2022), di Banyumas khususnya yang ada di Grumbul Kalitanjung, Desa Tamkanegara, Kecamatan Rawalo, menganut bermacam-macam agama seperti Agama Islam dengan organisasi keagamaan NU dan Muhammadiyah dan Komunitas Hindu, Islam Aboge, bahkan Kristen.

Walau bisa rentan terhadap suatu konflik karena perbedaan mengenai ritual keagamaan, namun keberagaman masyarakat yang memiliki agama yang berbeda-beda tidak menghalangi mereka untukmelakukan interaksi dengan yang lain walaupun terdapat perbedaan mengenai ritual keagamaanyang dianut oleh masyarakat di Desa Tambaknegara yang berbasis budaya.

Dalam konteks menghindari kerentanan yang memecah persatuan dan kesatuan pentingnya moderasi beragama sebagai bentuk sikap dan upaya menjadikan agama sebagai dasar dan prinsip untuk selalu menghindarkan perilaku atau pengungkapan yang ekstrem (radikalisme) dan selalu mencari jalan tengah yang menyatukan dan membersamakan semua elemen dalam kehidupan bermasyarakat, bernegara, dan berbangsa Indonesia.

Masyarakat di Desa Tambaknegara yang memiliki kepercayaan yang berbeda dapat hidup berdampingan dalam kehidupan sehari-hari. Masing-masing masyarakat di Desa Tambaknegara telah menjalin kontak sosial dan komunikasi yang baik walaupun berbeda mengenai agama atau kepercayaan di desa tersebut.

Halaman Selanjutnya
img_title