Menyemai Harapan, Menuai Masa Depan
- Starbuck Indonesia
Oleh karena itu, Executive Director Yayasan Mercy Corps Indonesia, Ade Soekadis, memaparkan, fokus utama BENTANI adalah pemberdayaan perempuan, khususnya di daerah penghasil kopi di seluruh dunia.Â
"Program ini dirancang untuk memberdayakan perempuan, terutama di komunitas-komunitas kopi, agar mereka memiliki akses yang lebih baik," jelasnya.
![]()
BENTANIÂ diketahui memiliki tiga pilar utama. Pertama, peningkatan kesehatan melalui akses sanitasi, edukasi tentang stunting, nutrisi keluarga, serta pengelolaan sampah rumah tangga. Kedua, meningkatkan literasi keuangan melalui akses ke lembaga keuangan formal dan manajemen agen bank. Pilar ketiga berfokus pada peningkatan keterampilan usaha, termasuk pendampingan usaha dan pemasaran digital.
Ade juga menambahkan bahwa program ini tidak hanya bertujuan memberikan pemahaman tentang kesehatan dan keuangan, tetapi juga diharapkan dapat meningkatkan taraf hidup komunitas petani kopi. "Kami ingin memberdayakan para perempuan di komunitas petani kopi Indonesia, sehingga mereka lebih mandiri, baik dari sisi ekonomi maupun kesehatan," tuturnya.
Program ini diselenggarakan di tiga kabupaten di Jawa Barat, yakni Bandung, Garut, dan Bandung Barat. Pada fase kedua, BENTANI menargetkan 3.600 perempuan yang terlibat dalam industri kopi, baik sebagai petani kopi, istri petani kopi, maupun perempuan berusia 15-34 tahun, untuk menjadi peserta program.
Kehadiran program ini pun diharapkan membuat ribuan keluarga petani kopi bisa terus menyemai harapan dan menuai masa depan yang lebih baik.
![]()