Selamat Tinggal Messi, Mana Gelar Mu Buat Argentina?

Bintang timnas Argentina, Lionel Messi.
Sumber :
  • Adam Hunger-USA TODAY Sports

VIVA.co.id – Nama Lionel Messi dikenal sebagai salah satu pemain terbaik sepanjang masa setelah prestasinya bersama Barcelona. Namun, karirnya malah berbanding terbalik ketika berkostum Argentina.

img_title Lamine Yamal Ukir Sejarah, 3 Kali Beruntun Raih Trofi Kopa, Penerus Lionel Messi?

Pada drama adu penalti di final Copa America Centenario, Messi berjalan mendekati titik putih MetLife Stadium, mengangkat bola, menciumnya, sebelum meletakkannya kembali ke titik putih. Ancang-ancang diambilnya, sayang bola melayang saat ditendang. Raut wajahnya pun memerah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagai penendang pertama Timnas Argentina tentu diharapkan bisa memberikan harapan, apalagi sebelumnya eksekutor Chile, Arturo Vidal, juga gagal. Tak heran, jersey Albiceleste yang dikenakannya langsung ditarik dengan keras, Messi kecewa.

img_title Cristiano Ronaldo Dikritik Habis-habisan Legenda Bayern Munchen: Messi Lebih Baik

Betul saja, Chile akhirnya menjadi juara Copa America setelah berhasil menang 5-3 atas Argentina di babak tos-tosan. Artinya, ini kali ketiga Messi gagal di laga final turnamen besar bersama Argentina.

Sebelumnya, Messi merasakan kenyataan pahit saat harus kalah 0-1 di tangan Jerman pada final Piala Dunia 2010 lalu. Setelah itu, Chile yang gagalkan mimpi Argentina merebut gelar juara di ajang Copa America.

img_title Kata Ronaldo usai Messi Pensiun dari Timnas Argentina

Kini, Chile kembali menjadi ganjalan Messi cs di edisi spesial ke-100 Copa America. Sang pemain terbaik dunia pun untuk kali ketiga hanya bisa melewati trofi juara bukan mengangkatnya.

Bagaimana perasaan Messi? Tentu saja hatinya bak hancur. Air mata bercucuran dengan deras di pipi pemain 29 tahun tersebut. Matanya kosong seakan tak percaya kalah Argentina kembali gagal di tangannya.

Yang mengejutkan, pernyataan Messi memutuskan mundur dari Timnas Argentina usia kekalahan tersebut.

"Bagi saya, tim nasional telah berakhir. Syaa telah melakukan sebisa saya. Ini menyakitkan tak menjadi juara," kata Messi setelah kalah dari Chile.

Tidak sampai di situ saja. Setelah pertandingan, akun Twitter timnas Argentina menuliskan kutipan dari Messi yang berbunyi: 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ini bukan takdir kami. Ini final ketiga kami secara beruntun. Kami sudah berusaha. Ini masa-masa yang sulit untuk dianalisis. Di ruang ganti, saya berpikir bahwa ini sudah selesai untuk saya. Tim ini bukan untuk saya".

"Itulah yang saya rasakan saat ini. Ini adalah kesedihan yang mendalam. Saya gagal menyarangkan penalti yang sangat penting. Keputusan ini untuk kebaikan semuanya," tulis Messi.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut