img_title
  • 1
  • 8
Pemandangan Gunung Agung, gunung berapi yang berada pada tingkat awas, dari Kabupaten Karangasem, Bali, Indonesia, 24 September 2017.
Foto:
  • REUTERS/Darren Whiteside
img_title
  • 2
  • 8
Petugas memasang alat Tiltmeter untuk pemantauan gunung di Pos Pengamatan Gunung Agung Desa Rendang, Karangasem, Bali, Jumat, 22 September 2017.
Foto:
  • ANTARA FOTO/Wira Suryantala
img_title
  • 3
  • 8
Gunung Agung, yang diselimuti oleh awan, terlihat dari candi Penataran Agung Lempuyang, sehari setelah status siaga gunung berapi naik ke tingkat awas, di Kabupaten Karangasem, Bali, Indonesia, 23 September 2017.
Foto:
  • REUTERS/Darren Whiteside
img_title
  • 4
  • 8
Sejumlah warga bali melihat Gunung Agung yang tengah diselimuti awan, dari pintu gerbang candi Penataran Agung Lempuyang, sehari setelah status siaga gunung berapi naik ke tingkat tertinggi, di Kabupaten Karangasem, Bali, Indonesia, 23 September 2017.
Foto:
  • REUTERS/Darren Whiteside
img_title
  • 5
  • 8
Pemandangan Gunung Agung, gunung berapi yang berada pada tingkat awas, dari Kabupaten Karangasem, Bali, Indonesia, 24 September 2017.
Foto:
  • REUTERS/Darren Whiteside
img_title
  • 6
  • 8
Warga Bali mengendarai sepeda motor melewati Gunung Agung yang berada di belakang, di Kabupaten Karangasem, Bali, Indonesia, 24 September 2017.
Foto:
  • REUTERS/Darren Whiteside
img_title
  • 7
  • 8
Seorang petani mengerjakan sawahnya di areal persawahan sekitar 12 kilometer dari Gunung Agung yang berstatus awas di Desa Rendang, Karangasem, Bali, Minggu, 24 September 2017.
Foto:
  • ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana
img_title
  • 8
  • 8
Seorang petani mengerjakan sawahnya di areal persawahan sekitar 12 kilometer dari Gunung Agung yang berstatus awas di Desa Rendang, Karangasem, Bali, Minggu, 24 September 2017.
Foto:
  • ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana
img_title
img_title
img_title
img_title
img_title
img_title
img_title
img_title
img_title

Foto Lainnya