Kata Ahli Soal Face Shield Hingga Bawang Putih Turunkan Tekanan Darah

Face shield atau pelindung wajah.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/M Ibnu Chazar

VIVA – Sepanjang Sabtu, 29 Agustus 2020, sejumlah informasi gaya hidup mengisi kanal Lifestyle, VIVA.co.id. Informasi terkait penggunaan face shield hingga gaya busana para selebriti menarik banyak minat pembaca.

img_title Pemprov Sumut Kembangkan 9.624 Hektare Bawang Putih, Dorong Kemandirian Pangan

Di antara informasi yang telah disuguhkan, berikut ini rangkuman berita terpopuler yang paling banyak dibaca. Apa saja?

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Banyak yang Beralih Pakai Face Shield Dibanding Masker, Ini Kata Ahli

img_title Targetkan Swasembada Bawang Putih, Pemerintah Kembangkan 10.000 Hektare Lahan di Jabar

Masker wajib dipakai saat beraktivitas di luar rumah selama pandemi virus corona. Memakai masker dapat melindungi diri Anda dan orang di sekitar Anda dari paparan COVID-19. Namun, belakangan ini, masyarakat mulai beralih menggunakan face shield atau pelindung wajah sebagai alternatif perlindungan dari SARS-CoV-2, virus yang menyebabkan COVID-19.

Hal ini lantaran tidak sedikit dari masyarakat yang merasa kurang nyaman saat menggunakan masker.

img_title Polda Sumsel Targetkan Panen Bawang Putih 810 Ton pada November 2026

Baca selengkapnya di sini.

Bukan 2 Liter, Ini Jumlah Air yang Harus Diminum Menurut Ahli

Rasanya semua orang sudah tahu bahwa dua per tiga tubuh manusia terdiri dari air. Maka dari itu, mengonsumsi air minum tentu sangat penting untuk menyeimbangkan fungsi tubuh agar tidak terganggu dan mencegah berbagai masalah.

Umumnya, ilmu yang diajarkan dan kita ketahui adalah kita harus mengonsumsi 2 liter air per hari atau setara 8 gelas. Tapi ternyata, hal itu tidak sepenuhnya benar, karena kebutuhan dan aktivitas setiap orang berbeda-beda.

Baca selengkapnya di sini.

Budaya Mundur Jabatan di Jepang, Mending Mati Harakiri Dibanding Malu

Budaya mundur dari jabatan di Jepang

Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe, mengundurkan diri dari posisinya sebagai Perdana Menteri pada Jumat 28 Agustus 2020. Ya, di Negeri Sakura, mundur dari sebuah jabatan menjadi hal yang lumrah bahkan dianggap sebagai langkah terakhir menjaga 'kehormatan' sebagai pemimpin. Hal yang jarang dilakukan pemimpin di Indonesia.

Alasan Shinzo Abe mundur memang lebih terhormat dibandingkan pendahulunya. Penyakit Kolitis Ulseratif kembali menyerang Abe sehingga ia memilih mundur. Sebelumnya, Abe juga pernah memutuskan mundur sebelum akhirnya kembali menjadi Perdana Menteri Jepang lagi pada 2012.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Baca selengkapnya di sini.

Mengenal Tradisi Seram Harakiri, Usus Terburai Hingga Penggal Kepala

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut