Studi: Serangan Jantung Lebih Mungkin Terjadi di Hari Senin

Ilustrasi serangan jantung
Sumber :
  • Eat This

VIVA Lifestyle – Serangan jantung yang serius lebih mungkin terjadi pada hari Senin daripada hari lainnya, ungkap sebuah penelitian yang dilakukan baru-baru ini. Analisis catatan layanan kesehatan menunjukkan kemungkinan terjadinya serangan jantung 13 persen lebih besar pada hari pertama di minggu kerja.

img_title Hasil Mengejutkan Penelitian Unpad soal Peralihan Kebiasaan Merokok ke Produk Tembakau Alternatif

Para peneliti mengatakan hal itu kemungkinan disebabkan oleh meningkatnya stres karena tekanan kehidupan kerja meningkat setelah akhir pekan yang santai. Dokter di Belfast Health and Social Care Trust dan Royal College of Surgeons di Irlandia menganalisis data dari 10.528 pasien di seluruh pulau Irlandia, 7.112 di Republik dan 3.416 di Irlandia Utara, melansir Daily Health, Senin, 5 Juni 2023.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mereka telah dirawat di rumah sakit antara tahun 2013 dan 2018 dengan jenis serangan jantung yang paling serius, infark miokard dengan elevasi segmen ST (STEMI) yang terjadi ketika arteri koroner utama tersumbat sepenuhnya.

img_title Dunia Kerja Makin Menantang, Kesehatan Mental Karyawan Jadi Isu Penting

Ilustrasi

Photo :
  • 1429946

Para peneliti menemukan lonjakan serangan jantung STEMI pada awal minggu kerja, dengan angka tertinggi pada hari Senin. Para ilmuwan tidak dapat sepenuhnya menjelaskan fenomena yang disebut dengan ‘Blue Monday’ atau 'Senin Biru' tersebut.

img_title Merasa Sehat tapi Tiba-tiba Kena Serangan Jantung, Dokter Ungkap Penyebabnya

Studi sebelumnya menunjukkan serangan jantung lebih mungkin terjadi pada hari Senin menyoroti hubungan dengan ritme sirkadian, siklus tidur atau bangun tubuh. Menurut British Heart Foundation (BHF) ada lebih dari 30.000 rawat inap karena STEMI setiap tahun di Inggris.

Serangan tersebut membutuhkan penilaian dan perawatan darurat untuk meminimalkan kerusakan pada jantung, biasanya dilakukan dengan angioplasti darurat, prosedur untuk membuka kembali arteri koroner yang tersumbat.

Kardiolog Dr Jack Laffan, yang memimpin penelitian di Belfast Health and Social Care Trust, mengatakan: "Kami menemukan kemungkinan lebih tinggi mengalami serangan jantung serius pada hari Senin."

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Serangan jantung juga lebih mungkin terjadi di musim dingin dan dini hari. “Efek yang sama terlihat pada tingkat kejadian stroke. Studi sebelumnya juga menunjukkan tingkat serangan jantung yang lebih tinggi pada hari-hari setelah jam maju untuk waktu musim panas,” lanjutnya.

“Mekanisme yang tepat untuk variasi ini tidak diketahui tapi kami menganggap itu ada hubungannya dengan bagaimana ritme sirkadian mempengaruhi sirkulasi hormon yang dapat mempengaruhi serangan jantung dan stroke,” katanya menambahkan.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut