Stress hingga BAB Berdarah? Waspada Penyakit Radang Usus

Ilustrasi radang usus
Sumber :
  • Freepik

Stres sendiri dapat muncul dalam berbagai bentuk. Pada beberapa pasien, kurang tidur menjadi pemicu yang kuat. Beban pekerjaan yang terlalu berat juga kerap menjadi faktor pemicu stres yang pada akhirnya memperburuk kondisi usus.

img_title 8 Minuman Alami untuk Atasi Sembelit dan Lancarkan Pencernaan

"Ada beberapa pasien yang juga kurang tidur, itu juga jadi faktor stress atau karena beban pekerjaan yang cukup besar. Dengan kata lain, bukan terlalu reguler, tapi terlalu berat sekali pekerjaan yang diselesaikan, sehingga mempengaruhi juga stress dari pasien tersebut," kata Prof. Ari.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Bukan stressnya yang bikin IBD, tapi IBD ini bisa kambuh kalau faktornya adalah faktor stress sebagai pencetusnya," tambahnya.

img_title Kena Radang Usus, Sultan Djorghi Dilarikan ke RS

Pengaruh Psikosomatik pada Usus

Tidak hanya stres dalam bentuk tekanan pikiran, gangguan psikosomatik seperti kecemasan juga dapat memengaruhi kondisi usus. Dokter menjelaskan bagaimana proses biologis dalam tubuh dapat berubah akibat stres psikologis yang berat.

img_title Viral Pendaki Buang Hajat dan BAK di Mata Air Gunung Gede, Auto Bikin Netizen Naik Pitam

"Kalau kesel segala macam, pokoknya anxiety lah kita bilang, bagaimana dengan gangguan di ususnya? Itu usus yang tenang-tenang akhirnya jadi radang lagi karena memang sudah terbukti. Ada hubungan karena faktor-faktor stres di otak itu akan menyebabkan proses-proses peradangan jadi meningkat. Bahkan sel-sel yang tenang-tenang saja, yang memang ada bakat kanker, gara-gara stres akhirnya kankernya jadi keluar. Ini yang memang akhirnya masalah stres itu tidak boleh dianggap sederhana," jelas Prof Ari.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa kondisi emosional tidak bisa dipisahkan dari kesehatan fisik, terutama bagi pasien dengan penyakit kronis seperti IBD.

Faktor Risiko Lain IBD

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski stres menjadi faktor besar yang memicu kambuhnya IBD, ada sejumlah risiko lain yang dapat meningkatkan kemungkinan seseorang mengalami penyakit ini. Beberapa faktor tersebut meliputi:

  1. Genetik, yaitu riwayat keluarga dengan IBD.
  2. Lingkungan, termasuk pola makan dan gaya hidup.
  3. Gangguan sistem kekebalan tubuh yang menyebabkan tubuh menyerang jaringan usus sendiri.
  4. Lapisan mukosa usus yang tidak berfungsi optimal, sehingga rentan mengalami kerusakan dan peradangan.
Ilustrasi pencurian ponsel

Lagi BAB di Toilet Mal Kawasan Senayan, Pria Ini Keluar-keluar Langsung Syok

Aksi pencurian dengan modus tak biasa terjadi di sebuah pusat perbelanjaan kawasan Senayan, Jakarta Pusat. Korbannya seorang pengunjung yang sedang BAB di toilet.

img_title
VIVA.co.id
17 Juni 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut